Jukung Terbalik Di Sungai Hantu Milik PT CLS Tak Ada Dokumen

Hukum  RABU, 22 FEBRUARI 2017 , 08:59:00 WIB

Jukung Terbalik Di Sungai Hantu Milik PT CLS Tak Ada Dokumen

Ilustrasi/Net

RMOL. Perahu motor (Jukung) di ketahui milik PT CLS, yang menjadi korban keganasan ombak di Perairan Banyuasin, ternyata tidak memiliki dokomen dan alat keselamatan.

Hal tersebut di ungkapkan Supriadi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin, jika kapal yang terbalik yang menyebabkan korban jiwa, belum memiliki alat keselamatan maupun kelengkapan dokumen.

"Kita lihat dari kapalnya tidak ada atapnya dan alat keselamatan seperti pelampung juga tidak ada, jadi setelah di periksa dokumen kapal motor (jukung) itu juga tidak ada," katanya kepada RMOL Sumsel, Rabu (22/2).

Dirinya menghimbau, Sambungnya agar angkutan di perairan dapat melengkapi alat keselamatan seperti pelampung serta dokumennya.

" Mereka angkutan harus ada alat keselamatan dan dokumennya." pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jukung bawa penumpang belasan orang terbalik di Muaro Sungai Hantu Kabupaten Banyuasin, dua meninggal dan satu orang dalam pencarian.

Dari informasi yang di himpun, kejadian motor sungai (jukung) yang terbalik tersebut, Minggu (19/2) sekitar pukull 18.00 wib,  ditumpangi oleh karyawan PT CLS, lantaran mengalami oleng dikarenakan ombak lalu terbalik di lokasi tersebut.

Diketahui pada saat motor sungai PT. CLS mau mengantar karyawan pulang dengan tujuan PU Bunga Karang, namun di perjalanan motor sungai terbalik karena di hempas gelombang.

"Jumlah penumpang 17 orang, 14 orang selamat dan korban meninggal dunia ditempat kejadian 2 orang antara lain Mustofa (43) tahun.alamat dusuns Gurung Mali RT 01 RW 08 kecamatan. Sei Tebelian Kalimantan Barat dan Suminem (41) alamat Desa Gurung Mali Rt 01 Rw 08 Kec.Sei Tebelian Kalimantan Barat , sedangkan 1 orang lagi masih belum ditemukan atas namaSuparman 30 tahun alamat lombok timur NTB," kata Kapolres Banyuasin, AKBP Andri S.

Hingga berita ini diturunkan, ke dua korban telah di evakuasi ke Rs Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan, pihak kepolisian juga telah mendatangi TKP, menolong korban yg selamat, mencari korban yang hilang 1 orang serta minta keterangan saksi dan koordinasi dengan instansi terkait Basarnas maupun Dit Polair. [bubun/rik]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00