Sekarang Berobat di Puskesmas Pembantu Dilayani Dokter

Sosial  SENIN, 06 FEBRUARI 2017 , 13:04:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Sekarang Berobat di Puskesmas Pembantu Dilayani Dokter

walikota Palembang Harnojoyo/RMOL Sumsel

RMOL. Kemiskinan merupakan permasalahan bangsa yang mendesak dan memerlukan langkah-langkah penanganan dan pendekatan yang sistemik, terpadu dan menyeluruh. Dalam rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar warga negara, diperlukan langkah-angkah strategis dan komprehensif yang dapat dilakukan Pemerintah dimasing-masing Daerah.

Sesuai dengan amanatnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melaksanakam program Strategi Penangulangan Kemiskinan Daerah (SPKD) Kota Palembang, dari berbagai sisi, salah satunya adalah pemberian pelayanan di bidang kesehatan, bagi seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) maupun Puskesmas Pembantu (Pustu).

"Ini salah satu upaya kita, dimana pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Pemkot Palembang adalah, menyediakan dokter diseluruh Pustu yang ada di Kota Palembang," jelasnya usai peresmian Puskesmas Sako dan Puskesmas Multi Wahana, Senin (6/2/17).

Lebih lanjut diterangkan Harnojoyo, ada 70 Puskesmas Pembantu di Kota Palembang, yang selama ini dilayani oleh tenaga kesehatan biasa atau tidak pernah dilayani dokter.

Namun kedepan, sesuai dengan yang tertuang dalam Dokumen SPKD Kota Palembang, maka 70 Pustu akan memiliki dokter untuk melayani pelayanan kesehatan bagi masyarakat Palembang.

"Selama ini Pustu tidak pernah dilayani dokter. Tapi kedepan akan ada 70 an dokter yang akan memberikan pelayanan," jelasnya kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel.

Orang nomor satu di Kota Palembang ini menerangkan, saat ini ada 41 Puskesmas di Kota Palembang. Dimana, pelayanan kesehatan tersebut, edealnya dapat melayani 30.000 penduduk di masing-masing Puskesmas di Kecamatan.

"Sesuai dengan arahan pemerintah pusat, saat ini Pemkot Palembang sudah dapat melayani minimal lebih dari 70% masyarakat Kota Palembang di bidang kesehatan," terangnya.

Tidak hanya menyediakan dokter di 70 Pustu, pihaknya juga sedang berpaya menambah tenaga medis khusus atau dokter spesialis di setiap Puskesmas.

Dimana, sekarang sudah ada 10 dokter spesialis di beberapa Puskesmas. Dengan begitu, seluruh Puskesmas akan memiliki standar setara Rumas Sakit (RS).

"Jika sudah ada dokter spesialis, maka masyarakat tidak perlu lagi ke Rumah Sakit. Mengingat juga, kita sekarang masih kekurangan bad untuk rawat inap," ulasnya.

Upaya yang dilakukan Pemkot Palembang, sesuai dengan perintah Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Dimana, setiap daerah diminta untuk menyusun dokumen di masing-masing daerah.

Salah satu upaya yang menjadi fokua penyusunan dokumen SPKD Kota Palembang adalah, pelayanan kesehatan di Pustu.

"Kesehatan adalah indikator utama kesejahteraan masyarakat. Jadi, kami akan berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Palembang," tandasnya. [yip]

Komentar Pembaca
Gibran, Pemuda Dengan Tulang Punggung yang Muda Membungkuk
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00