RMOLSUMSEL

Home     


CABAI MAHAL, DINAS PERDAGANGAN SUMSEL LAKUKAN OPERASI PASAR
KAMIS, 12 JANUARI 2017 , 14:31:00 WIB
LAPORAN: AAN WAHYUDI

KEPALA DINAS PERDAGANGAN SUMSEL, PERMANA
  

RMOL. Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan akan segera melakukan operasi pasar cabai. Menyikapi, harga cabe yang melambung tinggi di sejumlah Pasar di Kota Palembang. Guna menyeimbangkan harga cabe di pasar.

Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Permana mengatakan, selama ini pasokan cabe ke Sumsel, khususnya Kota Palembang. Banyak, berasal Pulau Jawa, dan juga dari kabupaten/kota di Sumsel.

"Jadi, 2-3 hari kedepan akan ada operasi pasar.. Saya sudah perintahkan bulog beli cabai. Insya Allah, operasi pasar cabe mulai besok (Jumat, 13 Januari 2017). Melayani pembelian paket kecil, dengan paket paling besar sekitar 1 kg. Kami setiap hari menyiapkan sekitar 5 ton cabe, di jual sekitar 60-63 ribu per kilogram," tegasnya, Kamis (12/1).

Akan digelarnya operasi pasar cabai tersebut. Permana menjelaskan, berawal dari Inspeksi mendadak yang dilakukan pihaknya ke sejumlah pasar di Kota Palembang, diketahui adanya perbedaan harga yang cukup mencolok antara harga cabe di Pasar Induk Jakabaring, dengan harga cabe di Pasar 16, Pasar KM5, dan di Pasar Cinde.

"Di Pasar Cinde cabai harganya Rp 82 ribu per kilogram, di Pasar Induk Jakabaring harga cabai sekitar Rp 58 ribu per kilogram. Padahal, Jarak cuma sekitar 2 kilometer, tapi harga sudah beda tinggi," ungkapnya.

Permana menambahkan, kebutuhan cabai di Kota Palembang sekotar 25 ton per hari. Pasokan cabai tersebut, sekitar 10 ton disuplay dari Jawa, dan sisanya berasal dari Pagaralam, Musirawas, dan Banyuasin. Hanya saja, sekarang suplay atau pasokan cabe tidak sampai 25 ton per hari.

Turunnya suplay atau pasokan cabai tersebut. Menurut Permana, adanya perbedaan yang cukup tinggi, antara di Jawa dengan di Provinsi Sumsel. Sehingga, suplay atau pasokan cabai dari Jawa mulai berkurang.

"Kenapa pasokan cabe kecil? Karena harga cabai di Jawa lebih tinggi Rp 140 Ribu per kilogram. Jadi pasokan ke Sumsel berkurang," imbuhnya. [yip]







Baca juga:
PU AKAN TAMBAH MESIN POMPA UNTUK ATASI BANJIR DI PALEMBANG
DANLANUD PASTIKAN 2 LAHAN MILIK TNI AU
DARI RIBUAN PNS PEMKOT, TAK SAMPAI 10 PERSEN BAYAR ZAKAT
MAHASISWA SUMSEL DESAK PEMERINTAH CABUT PP 60/2016
MENDAGRI: AHOK DIGANTI TERGANTUNG TUNTUTAN JAKSA


Komentar Pembaca






Berita Populer

Wow.. Fashion Selebriti Ternama Hadir di Citimall Baturaja
Harno: Bank Palembang Harus Seperti Bank SumselBabel
Pelanggan HALO Telkomsel Kembali Bagi Bonus Buat Kamu..