RMOLSUMSEL

Home     


SENGKETA LAHAN KORBAN FLY OVER SIMPANG BANDARA
DANLANUD PASTIKAN 2 LAHAN MILIK TNI AU
KAMIS, 12 JANUARI 2017 , 14:17:00 WIB
LAPORAN: SADAM MAULANA

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Dua petak lahan yang terkena imbas pembangunan Jembatan Fly Over Simpang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dan diklaim warga merupakan milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).

Hal ini ditegaskan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Kolonel PNB Ronald Lucas Siregar yang memastikan jika lahan yang ditempati warga itu merupakan milik TNI AU.

"Perihal ada dua warga yang memiliki sertifikat terhadap lahan tersebut kami akan melakukan tuntutan jika tetap ngotot menyatakan itu milik mereka," tegasnya, Kamis (12/1).

Ronald mengungkapkan, lahan yang terkena imbas pembangunan Jembatan Fly Over Simpang Bandara SMB II berjumlah 17 Persil dengan panjang lahan mencapai 500 meter.

Dari jumlah itu, kata dia, ada dua yang memiliki surat kepemilikan resmi berupa sertifikat. Dimana dua persil lahan milik TNI AU yang merupakan invetarisasi aset negara.

"Sejarah kepemilikan tanah di kawasan itu oleh Lanud ialah bermula pada tahun 1949. Pemerintah Belanda memberikan tanah di kawasan itu kepada Lanud. Jadi lahan itu milik TNI AU, bukan punya warga," terangnya.

Selanjutnya, sambung Ronald, pada tahun 1950-an tanah yang luasnya mencapai 720 Hektar (H) dimasukkan ke dalam inventaris negara.

"Luas keseluruhan 720 H yang batasnya itu dari Simpang Bandara SMB II sampai Simpang Kades, samping RM Sederhana Lintau, Letjend Harun Sohar, hingga sampai bagian utara Bandara SMB II," tuturnya. [yip]


Baca juga:
INILAH DANLANUD PALEMBANG YANG BARU


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Setiap Pulang Berseragam Sekolah, Siswi SMA Hamil..
Siti Aisyah, Sibuk Syuting Namun Filmnya Tak Kunjung Tayang..
Selalu Jajan Lalu Ayah-Ibunya Bercerai, Donjuan Pun Menyesal Kini