Mahasiswa Sumsel Desak Pemerintah Cabut PP 60/2016

Politik  KAMIS, 12 JANUARI 2017 , 13:12:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Mahasiswa Sumsel Desak Pemerintah Cabut PP 60/2016

foto suhardi/ rmolsumsel

RMOL. Ratusan mahasiwa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumsel menggugat melancarkan aksi demonstrasi di kantor DPRD Sumsel. Kamis (12/1)

Dalam aksi yang bertajuk Aksi Bela Rakyat ini, massa menggugat kebijakan pemerintah yang mengeluarkan peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2016 tentang jenis dan tarif atas penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang didalamnya berisi tambahan kenaikkan biaya dalam kendaraan bermotor yang baik 2-3 kali lipat dari tarif sebelumnya.

Selain itu, melalui surat keputusan direktur pemasaran PT Pertamina tertanggal 4 Januari 2017, tentang penetapan harga dasar baru BBM jenis umum / non subsidi antara lain PertaminaDex,Pertalite, Dexalite.

Koordinator Aliansi Rahmat Farizal mengatakan, kenaikan harga BBM non subsidi bertepatan pada kelangkaan BBM jenis premium, karena tidak sedikit masyarakat yang beralih pada BBM nonsubsidi salah satunya pertalite.

Menurutnya, hal ini akan berimbas pada kenaikan harga harga kebutuhan hidup lainnya.

Tak hanya itu, lanjutnya di awal tahun ini juga pemerintah telah mengeluarkan kebijakan kenaikan tarif dasar listrik yang dinilai tidak berpihak pada rakyat kecil.

Maka dengan ini, pihaknya menegaskan Aliansi Mahasiswa Sumsel Menggugat yang terdiri dari BEM se Sumsel, KAMMI, IMM, dan HMI menyerukan tuntutan mendesak pemerintah mencabut PP nomor 60 tahun 2016 yang berisi penambahan kenaikan tarif PNBP dan tarif dasar listrik.

“Kami meminta DPRD Sumsel untuk menyatakan sikap atas penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang tak pro rakyat. Dan dapat memfasilitasi pertemuan antara massa dengan DPR RI,” tukasnya. [rhd]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00