RMOLSUMSEL

Home     


POLISI LIDIK KASUS PENGEROYOKAN TERHADAP PERANGKAT DESA KEDONDONG
KAMIS, 12 JANUARI 2017 , 11:54:00 WIB
LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

RMOL. Kasus Suparman (47) alias Man perangkat desa Kedondong Kecamatan Peninjauan kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang terpaksa mengalami luka 10 jahitan di bagian atas pelipis kanan lantaran diduga dikeroyok oleh tiga orang saudara Alm Kades Kedondong, nampaknya terus berlanjut ke ranah hukum.

Sebelumnya diketahui, bahwa korban beserta keluarganya melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres OKU, pada Senin (9/1) lalu.

Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan, dibincangi RMOL Sumsel saat melepas KKN mahasiswa Unbara di kantor Pemkab setempat Rabu (11/1) membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban.

Saat ini pihaknya tengah melakukan Lidik kasus itu dengan memeriksa korban dan beberapa saksi untuk dimintai keterangan.

Kapolres mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan apa yang menjadi motif penganiayaan terhadap Man, yang menjabat Kaur Pemdes di desa tersebut.

Begitupun ketika disinggung apakah penganiayaan itu berkaitan dengan situasi politik di desa tersebut pasca meninggalnya kades terpilih tak lama setelah dilantik, yakni Azhari. Kapolres juga mengaku tak bisa berandai - andai.

"Intinya dalam laporannya korban mengaku kena keroyok saat rapat. Ini kita lidik dan mintai keterangan semua saksi apakah benar terjadi tindak pidana. Ketika itu benar naik ke penyidikan," sebutnya.

"Mengenai pemeriksaannya baru beberapa orang, hasilnya saya belum dapat laporannya. Nanti hari ini atau besok kita gelarkan dulu," sambungnya.

Bagaimana situasi terakhir di desa tersebut? Kata Kapolres, sampai saat ini situasi kamtibmas di desa tersebut aman.

"Alhamdulillah laporan dari Kapolsek aman lancar, dan mudah - mudahan dengan media menjadi tambah tenang," selorohnya. [yip]


Baca juga:


Komentar Pembaca






Berita Populer

Lima Terduga Teroris di 3 Tempat Diamankan
Tabrak Truk Parkir di Pinggir Jalan, 2 Pelajar Tewas Seketika
Pengacara: Ke Mabes Polri, Uztad Somad Laporkan Masalah Pribadinya