Investor Mancanegara Bermunculan, Incar KEK TAA

Ekonomi  KAMIS, 12 JANUARI 2017 , 11:15:00 WIB | LAPORAN: RAHMAD RAMLI

Investor Mancanegara Bermunculan, Incar KEK TAA

rmolsumsel

RMOL. Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin menerima audensi pimpinan PT. Indorama Synthetics Tbk, Manish Vimal as a Commercial Head dan Sandeep Bhandarwar as a Technical Advisor. Pertemuan berlangsung di Griya Agung Palembang, Rabu (11/1).

Hadir dalam pertemuan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sumsel Ahmad Najib, para SKPD dan tim Project Managemen Unit (PMU) KEK TAA, serta Sekretaris Dewan Nasional KEK Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Eno Suharto.

Indorama Synthetics Tbk. beroperasi dalam rantai poliester, memproduksi berbagai macam produk termasuk Polyethylene, Polypropylene, Serat, Benang Spun, Kain, dan Sarung tangan Medis.

Fasilitas pabrik terletak di Indonesia, Nigeria, Turki, Sri Lanka, Uzbekistan, India yang berpusat di Jakarta dan akan menjalin kerja sama (Investasi) membangun industri amuniak cair TAA ( Tanjung Api-Api) dilahan seluas 200 Hektare.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, Pemerintah Sumsel terus melakukan berbagai upaya percepatan terwujudnya KEK TAA melalui tim Project Managemen Unit (PMU) KEK TAA.

"Segala upaya percepatan terus dilakukan, kita harapkan dukungan semua pihak terkait pembangunan ini," ungkapnya.

Sekretaris Dewan Nasional KEK Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Eno Suharto mengatakan, KEK Tanjung Api-Api Provinsi Sumsel diminati cukup banyak investor mancanegara.

Menurut Eno Suharto, pihaknya akan mendorong dan mendukung penuh Pemerintah Provinsi Sumsel mewujudkan KEK TAA.

"Terdapat sejumlah investor kelas dunia yang ingin berinvestasi dan mengembangkan KEK Tanjung Api-Api, senilai lebih dari Rp 100 triliun," ujarnya saat wawancara di Griya Agung Palembang. [rhd]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00