RMOLSUMSEL

Home     


TKA ILEGAL ASAL CHINA (2)
KETIKA DIGEREBEK PETUGAS, PULUHAN TKA LARI KE HUTAN
RABU, 11 JANUARI 2017 , 23:23:00 WIB

  

RMOL. Sedangkan yang satu lagi berusaha menyuap petugas dengan segepok uang lembaran bergambar Soekarno-Hatta. Ulahnya itu kembali membuat petugas naik pitam hingga hampir adu jotos.

“Kita sisir sampai Kampung Cihideung (Desa Centak Manik), di sini ada bosnya,” ucap Herman.

Di lokasi itu pula, kata dia, turut diamankan seorang perempuan berdandan menor bernama Shi Tian (37). Perampuan itu mengaku sebagai juru masak.

Di bagian lain, tim kedua tiba di lokasi sasaran sekitar pukul 12.00 WIB. Jalur yang dipilih melalui perkebunan sawit, Kampung Wates, Desa Banyuwangi, Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Medan yang ditempuh tak kalah seru dengan tim pertama. Tim harus melalui dua bukit, jalanan yang sempit serta perkampungan padat penduduk. Jalur ini dipilih untuk membendung TKA yang berusaha lari.

Setelah melalui perkebunan teh, tim juga harus menyusuri hutan di kawasan milik Perhutani. Suguhan pemandangan air terjun sempat meredakan lelah, sebelum menuju puncak lokasi bangunan sisa penambangan.

Setibanya di sana, bangunan sudah tak perpenghuni. Namun di dalamnya, tampak barang-barang tertata rapi. Di halaman bangunan ini terlihat jejak baru, kendaraan roda dua. Sepertinya sang pemilik tak lama pergi.

Tim kemudian melanjutkan perjalanan ke lokasi penambangan PT Bintang Sindai Mineral Geologi (BCMG).

Di lokasi ini, terlihat asrama yang sudah kosong. Di sana tim menemukan satu orang asing bernama Yang Xiao Yui (53). Ketika diinterogasi, ia menyebut sedang berkunjung ke kerabatnya yang bekerja di tambang.

Namun keterangan WNA asal China itu berganti-ganti. Terakhir ia mengaku datang ke perbukitan Cigudeg untuk mensurvei lokasi menggunakan visa bisnis.

Petugas pun langsung mengamankan Yang. Dari sini, tim menuju asrama ke dua, namun kosong tak berpenghuni. Begitupun dua asrama setelahnya. Hanya tampak warga lokal sibuk memecah batu.

Barulah di asrama kelima, petugas menemukan Yanti (25), warga Nanggung yang bekerja sebagai juru masak bagi WNA. Dia tampak ketakutan saat dimintai keterangan.

Curiga dengan gelagat Yanti, petugas lantas menggeledah isi asmara. Di sana ternyata ada WNA bernama Chen li zhe (52), bersembunyi di dalam kamar yang digembok dari luar.

“Yang ini ngakunya sedang sakit,” kata salah satu petugas. Saat melihat penggeledahan itu, Yanti tiba-tiba histeris dan berontak dari genggaman petugas.

“Saya pokoknya mau minta gaji sama mami,” teriaknya diiringi menangis. Yanti juga meminta petugas tidak membawanya. Dia mengaku hanya digaji Rp1 juta sebulan, menyajikan makanan bagi para WNA.

Tak berapa lama, warga sekitar, Riski (28) menghampiri petugas. Menurut pengakuannya, hari ini tak seperti biasa, suasana di asrama sepi. Padahal tadi (kemarin, red) pagi, masih banyak WNA berkumpul di lingkungan asrama. [bersambung]


Baca juga:
DI BOGOR MEREKA MENAMBANG EMAS DAN BANGUN CHINA KECIL
JANGKAUAN PDAM TIRTA LEMATANG LAHAT MASIH RENDAH
WAKETUM DEMOKRAT TIDAK TAHU SOAL UNDANGAN HUT PDIP
SENILAI RP14 MILIAR KINI PENUH SEMAK BELUKAR
TERIMA BANTUAN TRUK SAMPAH DARI KEMENTERIAN PUPR


Komentar Pembaca






Berita Populer

Gubernur Bengkulu Mengundurkan Diri, Tjahjo Sebut Nama Ahok
Usul Rekonsiliasi Ditolak, Kini Rizieq Minta Tolong pada Jokowi
Sebar Hoax, Jaksa Agung Dikecam