RMOLSUMSEL

Home     


HABIB: ADA 30 INDIKASI KEBANGKITAN KEMBALI PKI
RABU, 11 JANUARI 2017 , 21:17:00 WIB

HABIB RIZIEQ SHIHAB
  

 RMOL. Indikasi kemunculan kembali paham komunisme di negeri ini semakin membuat gelisah.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) bahkan mencatat ada 30 indikasi kebangkitan Partai Komunisme Indonesia (PKI). Hal ini sepat dijabarkannya dalam sebuah simposium tentang PKI yang diadakan Gerakan Bela Negara.

"Tidak kurang ada 30 indikasi kebangkitan PKI yang kami paparkan dalam simposium tersebut dan itu jadi masukan dan dicatat betul dalam simposium kita," ujarnya saat menyambangi pimpinan DPR di Ruang Rapat Pimpinan di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta seperti diberitakan RMOL.CO, Rabu (11/1).

Rizieq mengatakan bahwa indikasi tersebut muncul bukan karena umat Islam yang paranoid atau ketakutan dengan kebangkitan PKI. Namun muncul ‎dari kesadaran berbangsa dan bernegara di mana PKI itu dilarang dalam Tap MPR 25/1966 yang masih berlaku tentang pembubaran PKI.

"PKI dilarang, ajaran komunisme tidak boleh disebarluaskan termasuk penggunaan atribut PKI," tegasnya.

Selain itu, tambah Rizieq, pembubaran PKI ini juga sudah dituangkan dalam KUHP dalam pasal 107.

"Artinya sudah konfirm tidak ada ‎perbedaan dalam urusan hukum bahwa penggunaan logo PKI adalah sesuatu yang terlarang di Republik Indonesia," demikian Rizieq.

Habib Rizieq datang bersama Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bachtiar Nasir dan beberapa petinggi FPI lainnya. Rizieq cs diterima oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Fadli Zon serta anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafii. [ida]


Baca juga:
INILAH PEMENANG UNDIAN PESIRAH BSB ATMO...
LIBAS SEMUA PUNGLI DI PALEMBANG
ADUH! KASIHAN, PARA JURU PARKIR KELUHKAN SETORAN KE OKNUM DISHUB
MANTAP! POLRES PRABUMULIH LAKSANAKAN INSTRUKSI TEMBAK DI TEMPAT....
WAHAI PARA PENDAKI, TOLONGLAH DIJAGAKAN ALAT-ALAT PEMANTAU DI GUNUNG DEMPO


Komentar Pembaca






Berita Populer

SO: Kami Sepakat Tegak Lurus Tidak Bergeser Seujung Rambutpun
Nasdem Goyang, Kader: Saya Cinta pada Person, Bukan Cinta Nasdem
Tak Dukung Petahana, PAN Pagaralam "BERGUNA"