RMOLSUMSEL

Home     


Rabu, 11 Januari 2017 , 20:59:00 WIB

Libas Semua Pungli di Palembang


Satgas Saber Pungli Palembang/RMOLSumsel-rms

RMOL. Pengukuhan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Kota Palembang berkaitan kuat dengan pelayanan publik. Untuk itu, ungkap Kepala Kepolisian Resort Kota (Polresta) Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, Satgas Saber Pungli menjadi harapan baru masyarakat untuk mendapatkan pelayanan prima dari Pemerintah.

"Satgas Saber Pungli ini adalah secerca harapan masyarakat. Tim Saber Pungli memiliki beban berat  dari harapan-harapan tersebut," jelasnya saat diwawancarai Rakyat Merdeka Online Sumsel, Rabu (11/1/17).

Wahyu menerangkan, saat ini yang menjadi sorotan di Palembang adalah persoalan parkir. Sebab secara nyata hampir seluruh petugas parkir mematok tarif retribusi tidak sesuai dengan peraturan daerah (perda) yang berlaku. Seperti halnya yang lagi heboh masalah parkir di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).

"Parkir ini menjadi masalah yang krusial. Ini menjadi tugas berat Tim Saber Pungli Palembang. Karena hampir semua tempat parkir melakukan pungli.  Sesuai perda, mestinya tarif parkir sepeda motor hanya Rp 1.000 dan Rp 2.000 untuk mobil, namun kenyataannya, tarif parkir di Palembang melebihi perda," ungkapnya.

Wahyu menerangkan bahwa pemberantasan pungli ini harus melibatkan masyarakat. Caranya,  masyarakat berperan aktif untuk melaporkan setiap temuan pungli.

"Seperti masalah tarif parkir, jika ada masyarakat yang dipinta melebihi tarif sesuai perda, laporkan. Karena jika melebihi ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah, itu adalah perbuatan kriminal," imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Inspektorat Palembang Yusmah Yuzar. Yang masuk kategori pungli adalah sepanjang ada upaya memberikan sesuatu tekait pelayanan publik di luar ketentuan yang ditetapkan.

Ia mencontohkan, ada pejabat yang meminta atau menawarkan jasa tidak sesuai ketentuan. Itu termasuk pungli. Ada kontraktor yang ingin mendapat sebuah proyek lalu memberikan sesuatu kepada pejabat. Itu juga termasuk pungli. Petugas parkir yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan pelayanan publik.

"Jika memang ada yang seperti itu, kami siap menerima laporan dari masyarakat dan akan kami tindaklanjuti sesegera mungkin, dan apabila terbukti kami akan koordinasi dengan pihak berwenang untuk segera diproses sesuai ketentuan hukum," tandasnya.  [raden mohd solehin]

Underpass Lahat Jadi ...

Miris kondisi underpass atau jalan bawah tanah un ...

Dubes Inggris: Alex ...

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, melakukan ...

Harno Antar Pemakama ...

Pembunuhan terhadap supir taxi online Edwar Limba ...

Ini 8 Tuntutan Drive ...

Ratusan driver online di Palembang menggelar aksi ...

Kreatifood 2017, Kol ...

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bersama Ke ...

Puskesmas Palembang ...

Tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kota ...

Pengemudi Taksi Onli ...

Puluhan pengemudi taksi online yang tergabung dal ...

Fitri Pantau Hewan K ...

Ada beberapa penyakit hewan kurban yang harus men ...

Percepatan Infrastru ...

Percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten ...

Penghargaan GTK Berp ...

Sebanyak delapan penghargaan diraih guru dan tena ...

POLITIK
Timsel Tetapkan Enam Calon Anggota Bawaslu Sumsel

Rabu, 23 Agustus 2017 , 23:37:00 WIB

Tim Seleksi (Timsel) Bawaslu Sumsel akhirnya menetapkan enam nama sebagai Calon Anggota Bawaslu Sumsel. Keenamnya ditetapkan melalui rapat ...

EKONOMITernyata Banyak Juga Konsumen Enggan Kembali Pakai Premium

Rabu, 23 Agustus 2017 , 16:09:00 WIB

Meningkatnya konsumsi Pertalite di Sumatera Selatan, disebabkan banyaknya pengguna Premium, termasuk pemilik kendaraan roda dua (R2) yang b ...

SOSIALPenipuan oleh First Travel, MUI: Kemenag Harus Bertanggung Jawab

Rabu, 23 Agustus 2017 , 19:35:00 WIB

Penipuan calon jamaah umroh yang dilakukan First Travel terjadi karena lemahnya pengawasan dari pemerintah. Bahkan mungkin ada pengabaian, ...

KRIMINALMura-Muratara Sangat Rawan, 90 Persen Bandit Gunakan Senpi

Rabu, 23 Agustus 2017 , 22:53:00 WIB

  Tindak kejahatan yang terjadi diwilayah Kabupaten Mura 90 persen di antaranya menggunakan senjata api (senpi) dalam melakuk ...

POLLING

Pentingkah Event Internasional Untuk Masyarakat Sumsel?
Penting
Tidak Penting
Tidak Menjawab
  Polling Yang Lalu