RMOLSUMSEL

Home     


WAHAI PARA PENDAKI, TOLONGLAH DIJAGAKAN ALAT-ALAT PEMANTAU DI GUNUNG DEMPO
RABU, 11 JANUARI 2017 , 19:58:00 WIB
LAPORAN: DELTA HANDOKO

GUNUNG API DEMPO/NET
  

RMOL. Intentisat angin kencang di kawasan Puncak Gunung Dempo, sejak sepekan ini mengalami penurunan dibanding beberapa waktu lalu. Namun demikian, penurunan tersebut belum dapat diprediksi sampai kapan.

“ Saat ini kondisi Puncak Dempo secara visual terpantau berawan, terkadang cerah disertai intensitas guyuran hujan cukup tinggi,” ungkap Ketua Pos Pemantau Gunung Api Dempo  Mulyadi kepada RMOLSumsel, Rabu (11/1).

Awal tahun ini lanjut Mulyadi, dari hasil rekaman Seismograf belum ada terjadi aktivitas Gunung Dempo yang menonjol seperti khususnya kegempaan, baik berupa tektonik dalam dan tektonik jauh, seismik maupun gempa tremor.

"Sedangkan pendakian yang dilakukan ke puncak, didapati kondisi air kawah Gunung Api Dempo masih normal,  dan tidak terpantau gelembung,” terangnya.

Guna menunjang kinerja tetap prima dalam melaporkan kondisi kekinian Gunung Api Dempo, para petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo secara rutin melakukan pemeliharaan  peralatan pendukung.

“Baru saja kami melakukan pendakian, mengecek secara langsung alat pemancar seismograf, sekaligus melakukan pemeliharaan beberapa aki yang ditempatkan di lokasi Puncak Merapi Dempo,” ucapnya.

Ia meminta para pecinta alam maupun masyarakat yang melakukan pendakian di Puncak Gunung Dempo, untuk membantu menjaga keberadan alat pemantau seismograf di lokasi., agar jangan sampai rusak.

“Keberadaan alat seismograf di Puncak Dempo sangat penting. Alat ini untuk memberikan informasi terkini tentang kegempaan Gunung Dempo dengan cepat. Dengan cepatnya infomrasi, jika terjadi gempa maka penanggulangan dapat dilakukan secara dini,” tegasnya.    [ida]


Baca juga:
KANTONGI KETERANGAN SAKSI, MAJELIS HAKIM SEGERA AMBIL PUTUSAN
PIDATO MEGAWATI SARKAS, SINIS, DAN MENGARAH KE PERPECAHAN BANGSA
KETUA PAN SETUJUI USUL PKB SOAL PRESIDENTARY THRESHOLD
MUHAMMAD ROMAHURMUZIY: SELESAI PILKADA JAKARTA, PASTI URUSAN PPP AKAN TENANG KEMBALI
DIPERIKSA UNTUK KASUS E-KTP, ANAS KOK MENGINAP DI KPK...?


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Pesona Danau Batang Hari Siku Perlu di Make Over
Dosen Tertutup Itu Tiba-tiba Mendeklarasikan Diri Sebagai Tuhan...
Haduh! Sedang Bersetubuh, Budi-Lauren Diangkut Pol PP