62 Calon Jamaah Umroh Tak Kunjung Diberangkatkan, PT VIP Dilaporkan

Kriminal  RABU, 11 JANUARI 2017 , 19:38:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

62 Calon Jamaah Umroh Tak Kunjung Diberangkatkan,  PT VIP Dilaporkan

12 calon jamaah umroh melapor di Polres Prabumulih/RMOLSumsel-del

 RMOL. Sebanyak 12 calon jamaah umroh datangi Polres Prabumulih hari ini, Rabu (11/1). Belasan orang ini datang untuk mengadukan pelayanan buruk agen perjalanan PT Venice Indah Pratama (VIP). Sebab PT VIP tidak memberi kejelasan pemberangkatan umroh mereka.

Kepada petugas Kepolisian,  para calon jamaah umroh mengungkapkan jika mereka telah membayar uang pelunasan keberangkatan dengan total Rp 17.500.000. Namun pada saat hari H yakni 8 Maret 2016, keberangkatan diurungkan dengan alasan tiket keberangkatan ke Jeddah habis.

"Kami subuh-subuh sudah diberangkatkan ke Jakarta, setiba di Bandara katanya tiket habis. Jadi kami diinapkan di hotel selama enam hari," ungkap Sefti salah satu calon jamaah umroh.

Namun, kata Sefti, kebohongan itu kemudian terbongkar setelah dirinya berinisiatif menanyakan langsung tiket keberangkatan Jakarta-Jeddah ke pihak bandara. Ternyata tiket keberangkatan belum habis.

"Setelah ditanya-tanya akhirnya mereka mengaku bahwa visa kami sama sekali belum dibuat. Jadi kami pulang kembali ke Prabumulih," ujarnya.

Tak sampai di situ.  Pihak PT VIP menjanjikan keberangkatan mereka hanya ditunda, beberapa waktu kemudian para calon jamaah umroh itu akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Namun sampai saat ini, pihak perusahaan tidak memberikan kejelasan.

"Makanya kami mengadu ke Polres. Kami tidak ingin lagi berangkat Umroh, kami hanya ingin uang kembali. Kebetulan sebulan setelah kejadian, saya berangkat umroh menggunakan uang yang lain," kata Sefti.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi saat dikonfirmasi membenarkan, pihaknya telah menerima pengaduaan belasan calon jamaah umroh tersebut.

"Benar. Jumlah jamaah asal Prabumulih ada 62 orang, dan yang melaporkan ke kita itu 11 orang," tuturnya.

Kabag Ops menjelaskan,  pihaknya tengah melakukan pemeriksaan untuk mengumpulkan keterangan saksi korban,  guna  menentukan ada tidaknya unsur penipuan dari travel tersebut.

"Kalau nantinya ternyata ada unsur penipuan, maka pihak perusahaan bisa dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan," tegasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00