RMOLSUMSEL

Home     


TRENNYA BEDA
PILKADA MUBA MINIM PELANGGARAN
RABU, 11 JANUARI 2017 , 15:05:00 WIB
LAPORAN: SUHARDI

KETUA BAWASLU SUMSEL, ANDIKA PRANATA JAYA/ RMOLSUMSEL
  

RMOL. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan (Sumsel) tak banyak menemui pelanggaran kampanye dari masing-masing calon kepala daerah yang berlaga di Pilkada Musi Banyuasin (Muba). Demikian dikatakan Ketua Bawaslu Sumsel, Andika Pranata Jaya, Rabu (11/1).

Menurut Andika, tren kampanye pada pilkada Muba para calon kepala daerah lebih memilih mendatangi langsung kantong- kantong suara dengan cara blusukan menyapa pemilih.

Hal ini kata dia, jauh berbeda dengan kampanye pada pilkada sebelumnya, dimana para calon kepala daerah memilih metode kampanye terbuka dengan mendatangkan artis dan mengumpulkan massa dilapangan.

“Karena memang sekarang banyak pembatasan untuk di Muba ini, kampanye akbar hanya satu kali, tatap mukanya hanya beberapa kali selebihnya ketemu warga. Karena sifatnya tidak massal, jadi potensi pelanggarannya juga berkurang,” ujar Andika.

Pihaknya juga sejauh ini belum menemui pelanggaran di media sosial. Black campaign di jejaring sosial kata dia belum ditemukan.

“Mereka (calon kepala daerah sudah ada jatah kampanye dan nanti akan ada debat kandidat. Visi misi juga sudah disampaikan. Jadi yang sifatnya hoax nggak ada,” tukasnya.

Meski demikian pihaknya tetap melakukan antisipasi di hari terakhir jelang habisnya masa kampanye dan jelang pemungutan suara. [rhd] 


Baca juga:
DIREKTUR PDAM LAHAT TERGANJAL PERMENDAGRI
KKN UNBARA NANTINYA DIKAWAL TNI DAN POLRI
SIDANG KODE ETIK PANWASLIH MUBA
TINJAU KESIAPAN PENGAMANAN PILKADA MUBA
GERUDUK KANTOR KPU SUMSEL, MASSA DESAK PECAT KPU-PANWASLU MUBA


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Demokrat Cenderung Memilih Dukung Ahok-Djarot
Warga Kalibata Bersuara Lantang, Anies Balas dengan Acungkan Jari
Djarot Berpotensi Jadi Gubernur DKI