Kesulitan Keuangan, Pemprov-Pemkab Tetap Komit dengan Pengobatan Gratis

Laporan: Edwinsah Satria

Politik  RABU, 11 JANUARI 2017 , 14:26:00 WIB

Kesulitan Keuangan, Pemprov-Pemkab Tetap Komit dengan Pengobatan Gratis

net

RMOL.Besarnya hutang yang ditagihkan Pemkot Prabumulih kepada Pemkab Muara Enim terkait biaya pengobatan gratis warga Muara Enim yang melakukan pengobatan di Rumah Sakit Prabumulih sebesar Rp 12 Miliar, ternyata 70 persen tagihan merupakan tanggung jawab Provinsi.

Dikatakan Sekretaris Daerah Pemkab Muara Enim, Hasanudin, tanggung jawab Pemkab sesuai aturan hanya 30 persen dari seluruh jumlah tagihan. Dan sisanya merupakan tanggung jawab pihak provinsi.

"Namun, karena kondisi provinsi yang saat ini lagi kesulitan keuangan maka belum semuanya bisa dibayarkan. Tapi kami komitmen dengan sisanya yaitu 30 persen sesuai dengan permintaan dari Pemkot Prabumulih. Pemkab juga sudah berkoordinasi dengan Provinsi mengenai hal ini," ujar Hasanudin, Rabu (11/1).

Pada tahun 2016 kemarin, jelas Hasanudin, Provinsi hanya menganggarkan Rp5 Miliar, namun kalau dilihat jumlah tersebut, memang tidak cukup untuk mengcover pelayanan kesehatan kepada masyrakat.

"Saat ini saya belum menerima laporan dari BPKAD mengenai angsuran pembayaran kepada Pemkot Prabumulih. Tapi berdasarkan surat yang dilayangkan Pemkot Prabumulih dan komitmen Pemkab, seharusnya kemarin (Selasa 10/1-red) kita sudah membayarkan sebesar Rp2 Miliar," ujarnya.

Untuk tahun 2017 ini, terangnya, Pemkab sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 12,5 Miliar di APBD guna membayar tagihan kepada Pemkot Prabumulih dan sekaligus dipersiapkan guna pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Secara pribadi saya sudah menghubungi Sekda Prabumulih mengenai hal ini. Sekaligus meminta agar Pemkot Prabumulih tetap melayani warga Muara Enim yang hendak berobat di RS Prabumulih," tegasnya.

Persoalan tunggakan pembayaran ini, lanjut Hasanudin, tidak hanya terjadi di Muara Enim saja, tapi hampir di sleuruh wilayah di Sumatera Selatan. "Seperti Lahat saya contohkan. Mereka memiliki hutang kepada RS Rabain. Dan itu juga merupakan beban Provinsi," tukasnya.

Program berobat gratis merupakan program Provinsi, selama program ini masih dijalankan maka Pemkab Muara Enim akan terus berusaha mendukung berlangsungnya program tersebut. "Kita akan komit dengan ini," pungkasnya.[sri]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00