ANTISIPASI PENYEBARAN HOAX

Polres Pelototi Para Pengguna Media Sosial di OKU

Politik  SELASA, 10 JANUARI 2017 , 22:34:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Polres Pelototi Para Pengguna Media Sosial di OKU
RMOL. Polres Ogan Komering Ulu (OKU) meminta masyarakat untuk cerdas menyebarkan konten berita. Juga diingatkan jangan sampai menjadi penyebar berita yang mengirimkan kabar bohong (hoax) atau bahkan sekadar iseng mendistribusikannya (forward).

Khusus untuk ini, Polres OKU melakukan pemantauan terhadap peredaran berita hoax atau bohong.

β€œIni sesuai instruksi Kapolri. Kami akan memantau kecenderungan pelanggaran hukum berita-berita hoax,” kata Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kasat Binmas AKP Widhi A Darma SIK di Mapolres OKU, Selasa (10/1).


Jika memang terjadi pelanggaran hukum, aparat Kepolisian akan melakukan tindakan. Ancamannya pun tidak main-main, bisa kena pidana penjara 6 tahun dan denda Rp 1 miliar, sesuai Pasal 28 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


"Bukan hanya yang membuat berita hoax  bakal ditindak. Penyebarnya juga akan kena,” imbuhnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan berita-berita yang berpotensi hoax. Sebab berita hoax bisa merugikan orang lain bahkan banyak orang. Bisa menimbulkan situasi tidak kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Widhi juga mengajak seluruh awak media terus meningkatkan kerjasama dengan Polri. Agar bersama-sama menciptakan kamtibmas di wilayah Bumi Sebimbing Sekundang.

Ia mengajak terus melakukan komunikasi dengan baik sehingga  media bisa memberikan informasi yang baik dan membangun serta berimbang.

"Mari jalin kerja sama dengan baik. Mari bersama-sama menjaga situasi di OKU ini agar  aman dan kondusif,” ajaknya. [ida]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00