Gara-gara Berbisnis, Buruh Bangunan Terancam 20 Tahun Penjara

Kriminal  SELASA, 10 JANUARI 2017 , 22:25:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Gara-gara Berbisnis, Buruh Bangunan Terancam 20 Tahun Penjara

petugas memeriksa barang bukti/RMOLSumsel-dek

RMOL. Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Prabumulih berhasil meringkus dua tersangka pengedar dan penyalahgunaan narkotika, Selasa (10/1).

Kedua tersangka  yang dimaksud yakni Ahmad, warga Kecamatan Prabumulih Timur,  dan Ujang Mentereng , warga Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 4 paket ganja kering ukuran kecil dari tangan Ahmad dan 2 paket Sabu dari tersangka Ujang. Kedua tersangka kemudian diamankan ke Mapolres Prabumulih guna pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut informasi, penangkapan pelaku dilakukan di dua tempat yang berbeda. Tersangka Ahmad diringkus saat tengah berkendara oleh Tim Unit 2 di kawasan Kecamatan Prabumulih Timur.  Ujang diciduk di kediamannya.

Di hadapan petugas,  Ujang mengakui barang haram yang ia jual tersebut didapat dari Rio. Dalam melakukan transaksi, pria yang bekerja sebagai buruh bangunan ini hanya menjual sabu apabila ada pesanan dari pelanggan.

"Saya baru satu minggu pak jalankan bisnis ini," akunya.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti melalui KBO Narkoba Ipda Deni Irawan mengatakan,  kedua tersangka merupakan target operasi (TO).

"Mereka adalah TO kita," tegasnya.

Lebih lanjut, Deni menuturkan,  akibat kepemilikan empat paket ganja kering tersebut, tersangka Ahmad terancam hukuman minimal 4 tahun penjara.

"Sedangkan Ujang terancam hukuman 5 sampai 20 tahun penjara," tambahnya. [ida]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00