RMOLSUMSEL

Home     


Selasa, 10 Januari 2017 , 19:57:00 WIB

Harus Minta Maaf Secara Terbuka


Poster wanita berhijab di lantai Pasaraya JM/RMOLSumsel-rms

RMOL. Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Selatan (Sumsel) berharap,  Manajemen Pasaraya JM membuat permintaan maaf secara resmi, jika memang penempatan petunjuk arah yang menggunakan simbol wanita berhijab di lantai tidak ada unsur kesengajaan.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FPI Sumsel Habib Mahdi Syahab saat diwawancarai Rakyat Merdeka Online Sumsel via telepon, Selasa (10/1).

"Sebenarnya saya belum dapat konfirmasi langsung. Tapi jika memang hal itu benar, kami minta agar pihak JM segera mencabut petunjuk arah yang menggunakan foto wanita berhijab tersebut. Karena wanita berhijab adalah simbol Islam," imbuhnya.

Habib Mahdi berharap, ada tindakan aparat penegak hukum agar persoalan ini tidak memicu gangguan keamanan Kota Palembang.  Aparat dapat mencari tahu apakah ada unsur kesengajaan dari penempatan simbol muslimah tersebut.

"Jika memang ada unsur kesengajaan, maka harus diberi sanksi. Karena, kita tidak ingin ada penghinaan apapun terhadap simbol-simbol agama," ungkap Mahdi.

Ditegaskannya, jika memang pihak Pasaraya JM menyampaikan bahwa keberadaan poster wanita berhijab di lantai tidak ada unsur kesengajaan, harus ada permintaan maaf dan klarifikasi secara terbuka.

"Jika memang itu tidak sengaja, maka harus ada permintaan maaf secara terbuka dari pihak JM. Tapi, tetap aparat penegak hukum menyelidiki apakah ada unsur dugaan kesengajaan untuk menghina simbol islam tersebut," tuturnya.

Habib Mahdi berharap, masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing dengan adanya persoalan ini. , pihak berwenang dapat menyelesaikan permasalahan ini.

"Jika memang ada gejolak, tolong laporkan ke Ormas Islam dan aparat penegak hukum. Karena kita harus tetap menjaga Palembang tetap kondusif," tandasnya. [raden mohd solehin]

Nanti Tidak Ada Lagi ...

Diusianya yang kini memasuki empat tahun, Daerah ...

Gubernur Alex Noerdi ...

Persiapan parhelatan akbar olahraga se-asia yang ...

Finda Pantau Progres ...

Sudah berjalan lebih dari satu tahun, Wakil Waliko ...

PDIP Kawal Janji Pol ...

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bert ...

Jadi TPA Ilegal

Kerja keras Pemerintah Daerah (Pemkab) Ogan Komer ...

Derita Masyarakat OK ...

Derita warga di empat di Kabupaten OKU Selatan te ...

Istirahat Usai Kerja ...

Walikota Palembang, Harnojoyo istirahat sejenak u ...

Gandeng IPB, Banyuas ...

Pemerintah Kabupaten Banyuasin merajut kerjasama ...

Asik Berenang Diluap ...

Banjir melanda warga di sekitar RT 03 RW 01 Talan ...

Aparat Desa Punya 4 ...

Sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ...

POLITIK
Hujan Reda, Massa Aksi 212 Rapatkan Barisan

Selasa, 21 Februari 2017 , 11:59:00 WIB

Hujan deras yang mengguyur kawasan Senayan, Jakarta sejak pukul 07.00 WIB tadi mulai reda. Peserta aksi 212 yang menggelar orasi di depan g ...

EKONOMIPengelolaan Sawah Maksimal Hasil Memuaskan

Selasa, 21 Februari 2017 , 11:29:00 WIB

Produksi padi di wilayah Bumi Serepat Serasan terus digenjot agar pertumbuhan ekonomi di Daerah Otonomi Baru (DOB) PALI tidak tergantung pa ...

SOSIALFreeport Harus Tunduk Kehendak Rakyat Indonesia

Senin, 20 Februari 2017 , 23:31:00 WIB

Menyikapi perkembangan terakhir terkait permasalahan antara pemerintah Indonesia dengan PT Freeport Indonesia (PTFI), Dewan Pimpinan Pu ...

KRIMINALGara-gara Video, Remaja Belia Rela Disetubuhi Lebih dari 50 Kali

Selasa, 21 Februari 2017 , 11:45:00 WIB

Tjhu Bui Tshan (35) benar-benar pria yang sangat keji.Warga Dusun Sulur Medan, Desa Sumber Harapan, Sambas, itu berulang kali men ...

POLLING

Pentingkah Event Internasional Untuk Masyarakat Sumsel?
Penting
Tidak Penting
Tidak Menjawab
  Polling Yang Lalu