RMOLSUMSEL

Home     


PAD RETRIBUSI MINIM BIKIN PEMKOT AJUKAN PINJAMAN KE BSB
SELASA, 10 JANUARI 2017 , 18:19:00 WIB
LAPORAN: SADAM MAULANA

CANDRA DARMAWAN/RMOLSUMSEL
  

RMOL. Salah satu penyebab defisitnya keuangan daerah kota Palembang karena pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi tidak mencapai target.

Dengan pendapatan yang minim memaksa pemerintah kota (Pemkot) Palembang mengajukan pinjaman dana ke Bank Sumsel Babel (BSB) sebesar Rp 100 miliar. Dana sebesar itu digunakan untuk melunasi utang kepada pihak ketiga.

Buruknya kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang tidak mampu menyerap PAD sektor retribusi secara maksimal merupakan rapor merah.

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang berencana kembali memanggil SKPD dan BUMD untuk membahas anjloknya retribusi pada tahun 2016.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, PAD dari sektor retribusi anjlok. Inilah yang memperanguhi defisit pada keuangan Daerah. Setelah kunjungan kerja kami akan kembali memangil SKPD dan BUMD yang retribusinya sangat minim," kata Ketua Komisi II DPRD Palembang Candra Darmawan kepada RMOL Sumsel, Selasa (10/1).

Menurut Candra, pihaknya sekarang ini baru mendapatkan data sumber penerimaan retribusi. Dalam waktu dekat pihaknya berencana memanggil Dinas Tata Kota karena pada tahun lalu penerimaannya sangat minim, begitu juga dengan petribusi parkir oleh Dinas Perhubungan (Dishub).

Sedangkan untuk PD Pasar Palembang Jaya pihaknya sudah mengetahui persoalan yang ada. Karena itu enam bulan kedepan pihaknya akan melakukan pembahasan dengan pedagang dan PD Pasar terkait tarif sewa lapak yang belum diberlakukan sampai sekarang ini.

"Kalau untuk PD Pasar kenapa retribusinya minim kita sudah tahu, karena itu kita akan melakukan pembahasan apa saja yang mesti dilakukan PD Pasar dan pedagang terkait tarif sewa lapak," terangnya. [rik]


Baca juga:
CABAI RP80 RIBU DI LAHAT
PEMKOT PINJAM DANA RP 100 MILIAR KE BSB, BUAT APA?
SAWAH GAGAL PANEN DI MUARA ENIM 665 HEKTAR
TRANSISI, ANGGARAN PERALIHAN SMA/SMK TAK CAIR
PENGAMAT: KENAIKAN HARGA BISA PENGARUHI SUARA PDIP


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Pengelola Objek Wisata Dipanggil Dispar, Ngapain?
Banyak Alat Berat Milik Perusahaan Tak Terdaftar, Bagaimana dengan Pajaknya?
Reses Dewan, Konstituen Keluhkan Jalan