Pasar Kangkungan

Berdiri Sejak 2013 Hingga Kini Disperdag Lahat Belum Tahu Manfaatnya

Ekonomi  SELASA, 10 JANUARI 2017 , 15:25:00 WIB | LAPORAN: ANDI SYAHRIAL

Berdiri Sejak 2013 Hingga Kini Disperdag Lahat Belum Tahu Manfaatnya

Mulai Rusak/RMOLSUMSEL/Andi Syahrial

RMOL. Dinas Perdagangan Kabupaten Lahat belum bisa memastikan pemanfaatan maksimal bangunan Pasar Bawah atau pasar kangkungan yang berada di kawasan Kelurahan Kota Jaya, apalagi untuk mengharuskan pedagang menempati salah satu pasar tradisional di kota Lahat itu diperlukan keterlibatan lintas SKPD Pemkab Lahat.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaen Lahat, Misri melalui Sekkretaris Disperdag, Hamson Effendi dibincangi Selasa (10/1) mengemukakan, pihaknya akan mempelajari dulu soal pemanfaatan pasar itu, apalagi urusan pasar baru digabungkan dengan Dinas Perdagangan setelah Dinas Pasar ditiadakan.

"Soal pasar kangkungan harus dilakukan lintas SKPD, dan akan kami dipelajari dulu, apalagi urusan pasar ini baru di dinas ini," tukas Hamson didampingi Kabid Perdagangan, Ruslan kepada RMOL Sumsel, Selasa (10/1).

Dia tidak menampik dari 4 pasar tradisional yang menjadi kewenangan pihaknya yakni Pasar Lematang, Pasar Bawah (kangkungan), Pasar Jarai, dan Pasar Bungamas, hanya Pasar Bawah yang belum dimanfaatkan maksimal.
Seperti diberitakan sebelumnya, bangunan Pasar Bawah berada di kawasan Kelurahan Kota Jaya terkesan mubazir, karena tidak dimanfaatkan pedagang. Tidak ada aktivitas jual beli antara pedagang dan pembeli di pasar tradisional yang dibangun Pemerintah Kabupaten tahun 2013 lalu.

Bangunan pasar yang juga populer dengan sebutan Pasar Kangkungan, karena berdiri di atas lahan yang dulunya dimanfaatkan warga setempat untuk kebun sayuran kangkung itu, sudah banyak bagian pasar yang mulai rusak.
Pada bangunan pasar ini, terdapat 240 lapak pedagang, namun kondisinya mulai rusak terutama pintu lemari berbahan kayu di bawah lapak pedagang, banyak yang rusak dan terlepas.

Bahkan, ada pula keramik lapak pedagang terlepas dan hilang, bangunan pasar ini tak terawat dan dibiarkan saja tidak terurus. [rik]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00