Atasi Masalah Hoax,

Tito: Presiden Bentuk Badan Cyber Nasional

Hukum  SENIN, 09 JANUARI 2017 , 16:13:00 WIB | LAPORAN:

Tito:  Presiden Bentuk Badan Cyber Nasional

Toto Karnavian/RMOLSUMSEL/Jie YK Putra

RMOL. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, banyaknya penyebar berita bohong atau hoax di sosial media  merupakan konsekuensi dari kemajuan teknologi.

"Yang perlu dilakukan adalah melakukan upaya-upaya regulasi hukum. Agar Hoax ini tidak terjadi, memang sudah ada UU ITE yang didalamnya terdapat pidana yang tidak masuk. Tapi ini perlu diperkuat, kita perlu melakukan tindakan kepada penyebar berita bohong (hoax)" kata Tito kepada RMOL Sumsel di Palembang, Senin (9/1).

Selain itu, dijelaskan Tito pihak pemerintah sendiri sampai sekarang sedang menggodok untuk membuat badan cyber nasional, guna menghadapi para penyebar hoax.

"Presiden Joko Widodo akan membentuk badan cyber nasional, yang akan dibentuk dari sandi negara. Akan digabung beberapa unsur, TNI, Polri, Kominfo, Kejaksaan dan lain-lain. Kita juga akan membentuk Direktur cyber yang dipimpin jenderal bintang satu, Direktur propaganda, Karo Multimedia dibawah Direktur Humas dan Subdit dari densus 88 khusus konten ideologi radikal," ujarnya.

Tito pun menghimbau, masyarakat untuk tidak cepat percaya terhadap berita hoax terlebih lagi mengshare berita tersebut.

"Saya menghimbau kepada masyarakat, agar masyarakat tidak mengupload informasi tidak benar. Yang upload bisa dipidana menyebarkan hoax, masyarakat juga harus mencerna apa saja yang ada di media sosial, kalau ada konten yang dicurigai, agar di kroscek kiri-kanan dengan yang lain. Kalau di share ternyata bohong, bisa dipidana juga," tegasnya. [rik]



Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00