RMOLSUMSEL

Home     


YATENGLIE DILAPORKAN KASUS PERZINAHAN, SANG ISTRI COBA MENYELAMATKAN
LAPORAN: HARIAN RAKYAT MERDEKA
MINGGU, 08 JANUARI 2017 , 11:42:00 WIB

  

RMOL. Bupati Katingan, Kalimantan Tengah, yang tertangkap basah selingkuh diselamatkan istrinya. Endang Sulistiawatie, istri Bupati Ahmad Yantenglie, meminta kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Endang menyatakan, meski kasus ini mengganggunya secara psikologis, namun sebagai istri, dia akan terus memberikan dukungan untuk sang suami. "Masalah apapun yang dihadapi suami saya Insya Allah saya akan memberikan support untuk beliau, tentunya supaya masalah yang dihadapinya cepat selesai secara kekeluargaan," ungkap Endang saat dihubungi, kemarin. "Dan mudah-mudahan dengan hal ini beliau sadar," imbuhnya.

Perempuan cantik yang tengah menuju usia 34 tahun ini mengaku sudah tahu suaminya nikah siri dengan FY, istri dari Aipda SH, seorang anggota Polsek Katingan Hilir. Akta nikah Yantenglie dengan FY sudah beredar di dunia maya. Dalam akta itu tertera, keduanya menikah di Bogor, Jawa Barat, pada 2015. "Saya sudah mengetahui (nikah siri). Saya tidak kaget dengan masalah pernikahan siri itu," aku Endang yang memiliki seorang anak dari hasil perkawinannya dengan Yantenglie.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Katingan dari Partai Gerindra ini juga mengaku tahu tempat-tempat suaminya biasa bertemu dengan FY. Termasuk, di kontrakan bercat merah jambu di Jalan Nangka, tempat Yantenglie dan FY digerebek Aipda SH. Endang juga mengaku pernah mempersoalkan status FY ketika suaminya menikahi perempuan itu. Namun, Yantenglie mengatakan, FY mengaku sudah bercerai dengan suaminya. "Lalu katanya, mereka sudah lama pisah ranjang. Namun, surat perceraian secara hukum tidak pernah ditunjukkan," tutur Endang. "Tapi yang namanya istri pasti akan selalu menjaga kehormatan suami," tambahnya.

Beberapa hari ini, Endang memilih menenangkan diri di luar Katingan. Kemarin, dia baru muncul di Mapolda Kalteng, Palangkaraya. Dia datang sekitar pukul 11.00 WIB, bersama seorang pengacaranya dari Kasongan menggunakan mobil Yaris warna merah dengan Nopol KH 1024 AT. Mengenakan busana serba hitam, Endang melempar senyum. Dia tak mau banyak bicara. Iya saya ke sini memenuhi panggilan polisi atas kasus yang menimpa suami saya. Soal materi pemeriksaan bisa langsung ditanyakan ke penyidik saja. Saya tidak bisa menjelaskan secara gamblang,” tutur Endang sambil tersenyum. Perempuan yang akan berulangtahun 21 Januari mendatang ini tampak begitu tegar.

Meski saat dihubungi Endang mengaku sudah tahu soal nikah siri suaminya dengan FY, namun dia tak mau menjelaskannya di hadapan puluhan wartawan di Mapolda Kalteng. "Tanya ke penyidik saja, ya," ujarnya, masih dengan senyum.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah Kombes Gusde Wardhana mengatakan, pemanggilan itu hanya untuk memintai keterangan seputar pernikahan siri Bupati Ahmad Yantengli. "Ya. Beliau dipanggil sebagai saksi saja untuk dimintai keterangan terkait pengakuan Bupati Yantenglie, bahwa suaminya sudah melakukan nikah siri apakah memang ada izin atau diketahui oleh istri sahnya," tutur Gusde.

Penyidik Ditreskrimum memang terus mencari kebenaran akta nikah tersebut. Gusde membenarkan keduanya mengaku telah menikah siri di Bogor. Itu terjadi setelah mereka tak lebih dari setahun berkenalan. Masing-masing belum bercerai dengan pasangan resminya. "Pengakuan Aipda SH hingga hari ini masih berstatus suami sah FY dan itu dibuktikan dengan surat-surat," ujarnya. Selain surat nikah, barang bukti diamankan di Polda Kalteng berupa pakaian dalam keduanya, beberapa makanan dan minuman ringan jenis teh kotak, kue dan kacang. Sedangkan barang bukti ranjang dan sprei masih di lokasi kejadian Jalan Nangka.

Yantenglie diketahui sudah menikah tiga kali. Endang adalah istrinya yang ketiga. Dua istri terdahulunya merupakan seorang pengusaha minyak dan juga ASN (PNS). Dari istri pertama, Yantenglie dikaruniai satu anak. Begitu juga dari istri kedua, sang bupati dikaruniai satu anak. Sedangkan Dari Endang, dia dikaruniai seorang anak perempuan. Istri pertama dan kedua secara resmi telah dicerai dari Yantenglie.

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memastikan buku nikah Yantenglie dengan FY yang beredar di dunia maya adalah palsu. Dalam foto yang beredar, buku itu tertulis diterbitkan oleh KUA Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 19 November 2015. Kepala KUA Cibungbulang, Baday menyebut, setelah mengecek data base nomor register sesuai foto 1104.84.II 2015, 7 Zhafar 1437, atas nama A Yanteng Lie (Yesi Uga) kelahiran 19 Mei 1973, alamat Katingan Hilir dan Farida Yeni (Mihel Tundan) alamat Sampit 1 Febuari 1982 tertanggal 19 November 2015 itu tidak tercatat di KUA Cibungbulang. [rmol.co]


Baca juga:
DANA SETOR HAJI UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DITOLAK
WAPRES: TIDAK SEMUA POLITIK DINASTI KORUP
TAK LAMA LAGI TARRA BUDIMAN NIKAHI SEPUPU RAFFI AHMAD
BANJIR, STATUS SOLOK TANGGAP DARURAT 14 HARI
CABAI OPLOSAN BEREDAR LUAS WASPADALAH


Komentar Pembaca






Berita Populer

Hendri: DPD Akan Perjuangkan Keinginan Masyarakat Lahat
Full Day School, Siswa jadi Korban Beban Jam Kerja Guru?
Putusan PK Perkuat Posisi PPP Djan Faridz