RMOLSUMSEL

Home     


SEDANG MENSTRUASI, FARIDA JEMPUT SANG BUPATI LALU TERJADILAH....
SABTU, 07 JANUARI 2017 , 23:39:00 WIB
LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

FARIDA YENI
  

RMOL. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku terkejut atas ulah Bupati Katingan HA Yatenglie, yang ketangkap basah berhubungan intim dengan istri anggota Polri. Kemendagri menunggu proses hukum sang bupati, untuk selanjutnya memberikan sanksi.

Kini sang Bupati pun terancam hukuman 9 bulan penjara. Dan yang lebih mencemaskan adalah dia terancam diberhentikan dari jabatan bupati. Padahal hal ini mungkin tak terjadi jika sang kekasih Farida Yeni yang saat itu tengah mendapat menstruasi tak menjemput sang bupati di pinggir jalan.

Sebetulnya, tiada yang kurang dalam kehidupan rumah tangga Yatenglie. Dia memiliki istri yang smart dan jelita, Endang Susilawatie namanya. Endang juga punya posisi yang bagus. Dia Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Katingan.

Namun apa mau dikata? Semua sudah terjadi. Kendati istrinya bisa menerima perselingkuhan Yatenglie, itu takkan mampu menghentikan sanksi yang bakal dijatuhkan Mendagri.


Ditreskrimum Polda Kalteng menetapkan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dan Farida Yeni sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan pasal 284 KUHP tentang Perzinahan, dengan ancaman hukuman sembilan bulan penjara. Keduanya juga hanya diwajibkan untuk wajib lapor.

Beberapa fakta terkuak setelah keduanya sudah diperiksa oleh pihak kepolisian.

Pada malam sebelum penggerebekan, kedua insan tersebut mengaku kepada penyidik jika sudah melakukan “hubungan” sebanyak satu kali.

Yang membuat tercengang, hubungan dilakukan saat Farida dalam kondisi menstruasi (datang bulan).

“Ya benar, dia  sedang mens. Kalau malam itu satu kali. Sebelum-sebelumnya sudah pernah,” ujar Dirreskrimum Kombes Pol Gusde Wardana.

Selain pengakuan dari Farida terkait kondisi menstruasi, barang bukti celana dalam yang diamankan sebagai barang bukti, juga terlihat ada bercak darah.

Untuk bercak cairan sperma atau lainnya yang ada di celana dalam masih dilakukan pendalaman. Penyidik akan mencari tahu lebih detail soal bercak sperma di ranjang yang masih belum tersentuh oleh penyidik.

Saat suami dari Farida, Aipda SH bersama anak bungsunya berusia 8 tahun menggerebek, keduanya dalam kondisi tanpa busana. Dikabarkan, ada pemukulan menimpa Yantenglie.

“Soal pemukulan, belum ada keterangan dari yang bersangkutan,” ujar Gusde meluruskan.

Sebelumnya, ternyata bupati dijemput Farida dengan mobil di pinggir jalan. Sebelum menuju ke rumah Jalan Nangka.

Sementara terkait tindakan hukum lainnya, kejaksaan tunggu SPDP.

“Kalau Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan (SPDP) sudah diterima, maka disiapkan jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan dan sekaligus meneliti berkas perkara,” ucap Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Agus Trihandoko melalui Wakajati Kalteng Andi Herman, kemarin.

Sementara Asisten Pidana Umum (Aspidum) Salamat Simanjuntak mengatakan, menunggu SPDP dari pihak penyidik Polda Kalteng dalam Minggu ini, apakah perkaranya dilanjutkan keproses persidangan. “Kalau telah diterima SPDP maka siapkan tim jaksanya,” ujarnya. [ida/jpnn]


Baca juga:
JUSTRU PEMERINTAH KERAP JADI SUMBER HOAX
AHOK TAK SADAR BANGKITKAN UMAT ISLAM
HABIB RIZIEQ DATANG, RIBUAN JAMAAH BERTAKBIR
CUKUR GRANADA 5-0, MADRID KOKOH DI PUNCAK KLASEMEN LA LIGA
HEBAT! BONN CHALLENGE PERTAMA DI ASIA, SUMSEL JADI TUAN RUMAH


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Martunis Si Anak Angkat Ronaldo Memang Unik....
Jalin Kasih di Facebook, Gadis Italia-Pemuda Jawa Segera Menikah
Danau Ulak Lia, Legenda Seorang Gadis, Kini Terbengkalai..