RMOLSUMSEL

Home     


JAMAN SUMSEL INGIN WUJUDKAN NAWACITA
INI PROGRAM YANG DITAWARKAN WABUP MURATARA
SABTU, 07 JANUARI 2017 , 16:38:00 WIB
LAPORAN: SUHARDI

FOTO SUHARDI/ RMOLSUMSEL
  

RMOL. Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) mengangkat tema mewujudkan nawacita untuk kesejahteraan rakyat Indonesia di Hotel Best Skip Palembang, Sabtu (7/1).

Dalam rakerda tersebut hadir, Wakil Bupati Nusirwan Utara (Muratara) Devi Suhartoni, Plt Bupati Musi Banyuasin (Muba) non aktif, Beni Hernedi, Plt Kadinsos Sumsel, Belman Karmuda, Direktur PT CNG Hilir Raya, Hernoe Roesprijadji dan Siswanto dari Kemaritiman serta Ketua Umum Jaman, Iwan Dwi Laksono.

Selain menyoroti persoalan energi minyak dan gas, kelima panelis juga membahas persoalan pangan dan pertanian di Sumsel.

Wakil Bupati Musirawas Utara, Devi Suhartoni dalam kesempatan itu memaparkan programnya sebagai wakil bupati dalam rangka mewujudkan nawacita kesejahteraan rakyat.

Dikatakan Devi Suhartoni, pemerintah kabupaten Musirawas Utara sebagai kabupaten baru alias daerah otonomi baru (DOB) memiliki program prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sektor infrastruktur dasar seperti, jalan menjadi perhatian pihaknya. Dia akan terus berupaya memperbaiki akses jalan antar kecamatan agar mudah diakses dengan baik.

Jalan lintas yang berada di Kabupaten Musirawas Utara juga menjadi perhatian. Kini kata Devi Suhartoni persoalan jalan lintas yang rusak mulai dilakukan perbaikan.

Selain jalan, pemerintah Kabupaten Musirawas Utara juga fokus pada sektor pendidikan dan kesehatan.

“Kalau dulu stigmanya Musirawas Utara itu rawan. Kini tidak lagi karena para begal tidak ada lagi. Masyarakat yang melintas jalan di Musirawas Utara juga sekarang ini aman- aman saja. Tidak perlu khawatir,” tukasnya.

Sementara itu, Pengusaha sekaligus Direktur PT CNG Hilir Raya, Hernoe Rosprijadji lebih menyoroti persoalan energi minyak dan gas.

Dikatakan Hernoe, Indonesia kaya akan sumber daya alam energi minyak dan gas. Dalam catatannya kekayaan energi minyak Indonesia berada di urutan ke 27 di dunia.

Meski kaya, namun Indonesia masih mengimpor minyak dari luar. Penyebabnya belum maksimalnya eksplorasi minyak yang dilakukan bangsa Indonesia karena terkendala biaya yang besar dan waktu yang cukup lama.

“Jika pun dieksploitasi diperkirakan energi minyak akan habis 10 tahun mendatang. Tapi untuk energi batubara dan gas masih 50 tahun kedepan,” kata Hernoe.

Untuk itu, dia perlunya peran semua pihak untuk menggantikan sumber energi tersebut dengan sumber energi terbarukan air dan cahaya matahari.

“Nah kader Jaman harus bisa membaca hal itu, Sumsel ini banyak gas, tapi tidak bisa menjual didaerahnya sendiri,” tukasnya. [rhd]


Baca juga:
DUTA ANTI NARKOBA SUMSEL-TOKOH INSPIRASI NYATAKAN PERANG TERHADAP NARKOBA
SOAL 2018 PASANGAN INI MASIH MALU MALU
LATIH WANITA RENTAN SOSIAL KREATIF BERNILAI JUAL
KADINSOS SUMSEL TINJAU KONDISI PGOT
BENI HERNEDI: MUBA AMAN, LANCAR DAN DAMAI


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Nasib Bidan PTT di OKU Akhirnya...
PNS Ciuman Massal, Kemen-PANRB Hanya Mampu Menggerutu
Keberadaan Makam Bersejarah di Palembang Memprihatinkan