RMOLSUMSEL

Home     


GEGARA SENGGOLAN MOTOR, WARGA DAN OKNUM MAHASISWA SALING BACOK
JUM'AT, 06 JANUARI 2017 , 15:42:00 WIB
LAPORAN:

KORBAN KENA BACOK
  

RMOL. Mahasiwa Universitas Muhammaddiyah Palembang dan warga Silaberanti terlibat saling serang. Akibat kejadian tersebut, tiga Mahasiswa UMP mengalami luka bacok, yakni Aditya Nugraha (23), Faldi Rriswandi (20) dan Sandi Gumay (23).

Sementara, dua warga Silaberanti juga mengalmi luka tusuk, adalah Renaldo (19) dan Donny (15). Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.00WIB, Kamis (6/1) malam kemarin.

Awalnya, warga Silaberanti atas nama Aman menelpon temannya Renaldo jika telah dikeroyok oleh Mahasiswa UMP, lantaran senggolan motor. Renaldo yang mendapatkan telpon dari Aman langsung mengajak tiga temannya Ali, Iik dan Renaldi untuk mencari pelaku pengeroyok temannya itu.
 
Saat mencari para pelaku pengeroyokan didepan kantor PT KAI di Jalan Ahmad Yani depan kampus UMP, mereka diserang oleh beberapa orang dengan senjata tajam. Renaldo akhirnya mengalami luka tusuk dipinggang.

Renaldi yang melihat kejadian tersebut langsung pulang dan memberika kabar ke orang tuanya dan warga sekitar, jika dikeroyok oleh kelompok yang diduga Mahasiswa UMP.
 
Warga yang terbakar emosi, langsung mendatangi sekretariat Mapala kampus ekonomi UMP dan melakukan penyerangan. Para mahasiswa yang sedang rapat, kocar-kacir melihat warga membawa senjata tajam. Namun, tiga Mahasiswa UMP, Aditya (23), Faldi Riswandi (20) dan Sandi (23) tak dapat menyelamatkan diri hingga harus mengalami luka bacok.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede membenarkan laporan tersebut. Diterangkan Maruly, dari lokasi kejadian petugas mendapatkan barang bukti berupa tiga parang, satu tombak dan 16 potongan kayu gelam dan tiga pecahan conblok."Pemicunya masih kita selidiki" kata Maruly.

Staf Rektor Universitas Muhammadiiyaah Palembang Yuda Mahrom, menjelaskan, pemicu bentrokan mahasiswa dan warga lantaran terlibat salah paham. "Mahasiswa dan warga bersenggolan motor dan terjadi selisih paham. Jadi terjadi bentrok" ujarnya.

Dilanjutkan Yuda atas kasus tersebut, para Mahasiswa dan warga juga sudah sama-sama melapor ke Polisi. "Kedepannya kita tetap perhatikan selsisih paham ini. Beberapa mahasiswa juga suddah kita mintai keterangan. Keamanan kampus juga akan ditingkatkan lagi," ujarnya. [yip]


Baca juga:
PT KAI DIVRE III PALEMBANG GELAR BAZAR UMKM DI STASIUN KERTAPATI
MALAM NATAL, TIGA BEGAL LARIKAN MOTOR WILDAN
PELUNCURAN RAIL CLINIC PT KAI DIVRE III PALEMBANG
PT KAI JAMIN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PENUMPANG
PT KAI SIAPKAN 32.198 TIKET


Komentar Pembaca






Berita Populer

Bandit Pecah Kaca Gasak 45 Juta Milik Anggota DPRD Kota Pagaralam
Demi Fantasi Seksual dan Uang, Ardhi Jual Istri Sendiri
Dipicu Dendam, Candra Tewas Lima Tusukan