RMOLSUMSEL

Home      RMOL Group


11 WN BANGLADESH DIPULANGKAN, DELAPAN LAINNYA MENYUSUL
LAPORAN: EDWINSAH SATRIA
KAMIS, 05 JANUARI 2017 , 22:33:00 WIB

RMOL. Dari 19 warga negara Bangladesh yang menginap di ruang detensi imigrasi (Rudenim) Kelas II Muara Enim, sebagian di antaranya telah dideportasi ke negaranya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim, Telmaizul Syatri, mengatakan pihaknya telah mendeportasi 11 orang di antaranya pada 1 Januari 2017 lalu.

“Rute pendeportasian mereka dari Palembang-Kuala Lumpur-Dhaka dengan naik pesawat Air Asia melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Mereka dideportasi pada 1 Januari sekitar pukul 10.00 WIB,” terang Telmaizul, Kamis (5/1).

Dijelaskan, masih ada 8 orang warga Bangladesh lagi yang belum dipulangkan karena menunggu tiket yang bersangkutan. “Apabila tiket 8 orang itu ada, segera untuk dideportasi lagi ke negara asalnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, 19 warga Bangladesh ini diamankan oleh Polres Lahat dan kemudian dititipkan ke Kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim sejak 15 Desember 2016 lalu.

Meski dideportasi, 19 warga Bangladesh tersebut tidak masuk dalam daftar tangkal ke Indonesia. “Kita memulangkan mereka, karena mereka telah memiliki tiket pulang sesuai jadwal,” imbuhnya.

Diakui Telmaizul pula, berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan petugas Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian(Wasdakim) Muara Enim, tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian yang dilakukan 19 warga negara Bangladesh tersebut.

“Hanya saja, mereka diduga akan melakukan perjalanan ke Malaysia. Saat diperiksa, tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian. Mereka punya paspor dan tiket pulang-pergi,” jelasnya. [rik]


Baca juga:
KENAIKAN HARGA BBM NON SUBSIDI TAK GANGGU KONSUMSI MASYARAKAT
PAKAI AKUN PALSU, POLISI GADUNGAN SETUBUHI KENALAN FACEBOOKNYA
HINDARI TARIF BARU, WAJIB PAJAK SERBU UPTD SAMSAT PRABUMULIH
BEGINI CARA PENCURI BATUBARA PT KAI BERAKSI
TOTAL RP 200 JUTA DIKEMBALIKAN KE PELANGGAN SETIA


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Haah...! Habib Rizieq Dilaporkan Hansip ke Polda Metro Jaya
Buntut Dari Isi Pidato, Megawati Bakal Dilaporkan GPII Ke Polisi
Sigit Jadi Terpidana Mati Pertama Asal Tuban