RMOLSUMSEL

Home     


PLN MULAI PASANG JARINGAN LISTRIK LRT SEPANJANG 76 RIBU METER
RABU, 04 JANUARI 2017 , 20:59:00 WIB
LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

SELAMAT DS/RMOLSUMSEL/RADEN MOHD
  

RMOL. Untuk mendukung operasional Light Rail Transit (LRT), Perusahaan Listrik Negara (PLN) segera melakukan pemasangan jalur api.

Pemasangan yang akan dimulai awal Januari, dengan panjang 76 ribu meter mulai dari Bandara Sultan Mammud Bararrudin (SMB) II hingga ke Jakabaring.

"Kita akan melakukan pemasangan jaringan khusus kabel tanam Sambungan Kabel Tegangan Menengah (SKTM) untuk LRT. Untuk itu, kita perlu ada koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, terkait izinnya," kata Manager PT PLN Wilayah Palembang Selamat DS kepada RMOL Sumsel usai melakukan audensi dengan Walikota Palembang, di kediaman Dinas Walikota yang terletak di jalan Tasik, Rabu (4/1/17).

Lebih lanjut disampaikan Selamat, kabel tanah sepajang 76 ribu yang ditanam tersebut, akan mensuplai sembilan gardu trakci dan 13 stasiun. Dimana, 11 titik jalur yang dibangun, akan dialiri dengan besaran tenaga listrik sebesar 34 MVA (Mega Volt Ampere).

"Meski akan memakan besaran listrik yang cukup tinggi, itu tidak akan mengganggu kontinuitas atau suplai ke masyarakat. Karena, dengan tiga gardu induk baru yang ada, akan mampu memenuhi kebutuhan listrik untuk opersional kereta listrik ringan tersebut," ungkapnya.

Selamat menerangkan, saat ini sudah ada penambahan gardu induk, dalam mensuport kebutuhan listrik di Palembamg maupun di Sumatera Selatan (Sumsel).

Dimana, ada tiga gardu induk, pertama di Jakabaring dengan besaran 60 MVA, Gandus 60 MVA dan rencannya akan dilaksanakan pembangunan di new kenten dekat Bandara dengan besaran yang sama 60 MVA.

"Dengan tambahan besaran daya yang ada sekarang, kami jamin suplai listrik untuk masyarakat aman. Hanya memang terkadang persoalan teknis pengerjaan yang sering mengganggu," ulasnya.

Untuk pengerjaan penanaman, kabel akan ditanam sedalam 1,5 meter dalam tanah dipinggir jalan. Meski akan ditanam di jalur LRT, pihaknya menjamin selama pengerjaan tidak akan mengangu arus lalu lintas.

"Selama pengerjaan tidak akan membuat kemacetan. Hanya saja mungkin, selama pengerjaan, akan ada persoalan teknis yang menyebabkan pemadaman, seperti saat koneksinya. Itupun hanya berlangsung selama tiga jam," ulasnya. [rik]


Baca juga:
GEGARA 20 KILO SABU, DUA WNA ASAL MALAYSIA TERANCAM HUKUMAN MATI
BIAR JADI DUIT, KPU OKU LELANG KERTAS EKS PEMILU
SALAH TUNJUK ORANG, SEBABKAN KINERJA PD PASAR BOBROK
DAPAT HADIAH UMROH DARI WALIKOTA, NAWAWI AKAN JADIKAN HADIAH UNTUK ISTRI
KONI OKU WACANAKAN “UANG JAJAN” TIAP BULAN UNTUK ATLET, BILA PERLU DIJADIKAN TKS DI DISPORA


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Tol Palindra Siap Difungsikan Sebelum Lebaran
Dewan: Pemerintah Sudah Anggarkan Rp3 M Lebih
Pertamina-Masyarakat Sepakat Survey Seismik Dilanjutkan