RMOLSUMSEL

Home     


Rabu, 04 Januari 2017 , 09:59:00 WIB

Bangunan Ini Bikin Bupati Galau....


Bupati PALI Heri Amalindo/RMOLSumsel-whr

RMOL. Pembangunan infrastruktur baik itu jalan, sarana bidang pendidikan dan kesehatan serta bangunan lain-lainnya untuk kepentingan publik Kabupaten PALI sedang gencar-gencarnya dilaksanakan.

Namun di balik itu, ada sejumlah proyek yang telah selesai tetapi terdapat kejanggalan serta sarat kecurangan. Disinyalir ini terjadi karena ulah pihak yang hanya mencari keuntungan semata. Keadaan seperti itu ditemukan oleh Bupati PALI ketika berkeliling beberapa hari lalu. Ia melihat sebuah bangunan yang baru saja selesai dikerjakan dan diperuntukkan sebagai penampung sampah guna dijadikan kompos.

Bangunan yang terdapat di Talang Kemang Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi ini dinilai Bupati mirip kandang ternak.  Disinyalir Heri juga, tidak sesuai dengan anggaran serta dibangun asal jadi. Dan hal ini membuat orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan tersebut geleng-geleng kepala dan mimik mukanya tampak gusar.

"Bangunan ini menelan dana Rp 450 juta. Tetapi ini wujud jadi bangunannya, kena hembus angin saja roboh. Orang yang buatnya tidak mikir. Saya ini insinyur bukannya bodoh mau dibohongi seperti ini," ucap Heri geram.

Mengetahui hal itu, Bupati bakal segera menegur pihak pemborong maupun instansi terkait.

"Separuh dari anggaran itu,bangunan ini pasti selesai atau paling di kisaran Rp 200 juta. Itu pun sudah dibesar-besarkan biayanya. Kalau tidak mau benahi,  saya lapor ke Kejaksaan. Ini uang rakyat yang dihabiskan," tegasnya.

Sementara itu, kepala Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup (Distamben LH)  M Saleh sebelum pelantikan 232 pejabat PALI kemarin, membenarkan adanya bangunan penampungan sampah melalui instansinya.

"Iya benar. Kalau tidak salah itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat,  tapi saya lupa-lupa ingat untuk nominalnya." ujar Saleh dan pihaknya berjanji akan menindaklanjuti permasalahan bangunan tersebut.

Terpisah, Nopan Sardian, ketua salah satu koperasi yang akan memakai bangunan itu untuk mengurus pembuatan kompos, ketika diwawancara pagi ini, Rabu (4/1), mengaku pihaknya tidak tahu persis bagaimana struktur bangunan dan siapa yang mengerjakannya.

Pihaknya hanya diajukan sebagai pengurus ketika bangunan itu sudah jadi dan siap digunakan untuk menampung sampah dan membuat kompos.

"Itu rekomendasi dari pembina kita, dan beliaupun tidak tahu bagaimana struktur bangunan yang diberikan oleh dinas terkait. Namun setelah melihat kondisi bangunan ini, pembina kami tidak setuju. Sebab tidak sesuai dan jauh dengan permintaan atau pengajuan yang dipinta." jelas Nopan. [wahari]

Closing Seremoni STQ ...

Gelaran Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXIV tin ...

Gagal Rebut Tiga Poi ...

Ambisi Sriwijaya FC untuk merebut tiga poin di ka ...

Lezatnya Makanan Ter ...

Ternyata Pempek bisa disajikan dengan berbagai kr ...

Berebut Tiket ke Kej ...

Sebanyak 135 pecatur dari berbagai kabupaten/kota ...

Ketahuan! Ikut Jumat ...

Kegiatan Jumat Bersih merupakan program rutin yan ...

Gubernur Peduli Olah ...

Kepala daerah yang peduli dengan kemajuan olahrag ...

Peluncuran Aplikasi ...

Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Tito Karn ...

RUPS PT Semen Batura ...

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2016 ...

Walikota Realisasika ...

Rencana Walikota Palembang untuk memberikan fasil ...

Tatib DPRD Banyuasin ...

Ketua DPRD Banyuasin bersama Plh Bupati Banyuasin ...

POLITIK
Jokowi Tak Akan Mau Terbebani Ahok

Minggu, 30 April 2017 , 07:09:00 WIB

Meski sudah dibantah Istana, namun isu reshuffle alias perombakan kabinet terus berhembus. Salah satu faktornya adalah karena kekalahan Bas ...

EKONOMIBuruh Teriak Timpang Tak Adil

Sabtu, 29 April 2017 , 22:58:00 WIB

Organisasi buruh dan pekerja diminta dapat terus menyoroti ketimpangan dan ketidakadilan sosial yang masih terjadi, di mana proses perbaika ...

SOSIALSulawesi Utara Dukung Penuh Rencana MSDE 2017

Sabtu, 29 April 2017 , 09:35:00 WIB

Pemprov Sulawesi Utara akan mendukung penuh kegiatan Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) 2017 yang akan diselenggarakan di Manado pad ...

KRIMINALKepolisian Tidak Tahu Habib di Luar Negeri Karena Tak Lapor

Sabtu, 29 April 2017 , 10:31:00 WIB

Kepergian Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, ke luar negeri tidak diketahui oleh kepolisian.Sampai kemarin mala ...

POLLING

Pentingkah Event Internasional Untuk Masyarakat Sumsel?
Penting
Tidak Penting
Tidak Menjawab
  Polling Yang Lalu