Tagana Muara Enim Siaga Penuh

Laporan : Edwinsyah Satria

Sosial  SELASA, 22 NOVEMBER 2016 , 19:50:00 WIB

Tagana Muara Enim Siaga Penuh

RMOL

RMOL. Sebagai fasilitator dalam penguatan pencegahan bencana, relawan bencana disiagakan di tiap tiap Kecamatan di Kabupaten Muara Enim.

Sebanyak 80 petugas dan relawan dilatih tanggap bencana yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), di Hotel Grand Zuri Muara Enim, Selasa (22/11).

Kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari tersebut, untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para relawan menghadapi bencana yang mulai beresiko melanda sejumlah wilayah Kecamatan diseluruh wilayah di Muara Enim.

Kepala Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Kabupaten Muara Enim, Agus Fachrurozi mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan agar relawan penanggulangan bencana mampu memahami gambaran umum mengenai penanggulangan bencana.

Para relawan juga diharapkan mampu menjadi fasilitator dalam penguatan pencegahan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana yang berkaitan dengan pengurangan resiko bencana pada daerah daerah rawan bencana ditempatnya masing-masing.

"Totalnya ada sebanyak 80 relawan yang dilatih tanggap bencana, seluruh relawan ini dipilih 4 orang per kecamatan yang ada di kabupaten Muara Enim," kata Agus.

Agus menerangkan, selain relawan dipersiapkan dengan tugas-tugas bersifat bencana, para relawan juga dilatih supaya mendapat pengetahuan deteksi dini bencana. Hal itu menurutnya sangat diperlukan guna mengantisipasi korban hingga kebutuhan evakuasi.

"Penyuluhan deteksi dini bencana sangat ditekankan dalam pelatihan ini, kita ingin para relawan cepat dan tanggap mengetahui potensi berbagai macam bencana seperti banjir, longsor, angin puting beliung dan sebagainya,"tuturnya.

Sementara Asisten I Pemerintahan Pemkab Muara Enim, Bulgani Hasan usai membuka resmi pelatihan menyatakan,
bahwa bencana alam merupakan sebuah kejadian yang sulit diprediksi kapan dan dimana akan terjadi.

Dengan demikian perlu kesiapan antisipasi penanggulangan dan penanganannya, apalagi kondisi geografis Kabupaten Muara Enim memiliki tingkat kerawanan terjadinya bencana alam di beberapa wilayahnya.

"Jadi pelatihan relawan sangat penting dan strategis karena melibatkan masyarakat sebagai peserta yang nantinya diiharapkan dapat menjadi agen dan relawan terlatih tanggap bencana," terangnya.

Lebih lanjut, Bulgani menambahkan kondisi cuaca musim penghujan yang saat ini melanda cukup ekstrim dan sulit diprediksi termasuk yang melanda Kabupaten Muara Enim. Karena itu, dia mengimbau masyarakat tak boleh terlena dengan ancaman bencana yang kapan saja bisa terjadi.

"Ketidaksiapan mengantisipasi dan menanggulangi bencana alam akan berakibat semakin besar dampak kerugian yang dialami baik jiwa maupun harta benda, jadi sangat penting untuk melatih masyarakat agar tanggap bencana," pungkasnya.[rik]

Komentar Pembaca
Jika KPU Tak Netral, People Power Bisa Terwujud
Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

SENIN, 22 APRIL 2019 , 15:00:00

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00