Jimly Assidiqie

Wong Palembang Harus Jadi Contoh

Tokoh dan Cerita  KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 , 13:43:00 WIB

Wong Palembang Harus Jadi Contoh
KETUA Dewan Kehormatan Pemilu (DKPP) Jimly Assidiqie menilai pemilihan kepala daerah di kabupaten/kota di Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2015 lalu menjadi salah satu pilkada yang terbaik.

Jimly menyebut Sumsel termasuk daerah yang tidak termasuk daerah rawan pemilu. Pria kelahiran Palembang 17 April 1956 mengatakan lembaganya DKPP tak banyak menerima laporan terkait permasalahan penyelenggara pemilu di Sumsel.

Berkaca dari pengalaman pilkada kabupaten/kota di Sumsel 2015 lalu, dia berharap pilkada di Muba 2017 mendatang menjadi contoh pilkada yang berintegeritas. Untuk itu Jimly meminta Bawaslu dan KPU Sumsel melakukan pengawasan ketat terhadap pilkada Muba 2017 mendatang.  

Pengawasan ketat perlu dilakukan mengingat pada pilkada Muba ada kandidat yang berlatar belakang incumbent dan putra Gubernur Sumsel.

Mantan Ketua MK ini tak ingin birokrasi serta fasilitas pemerintah, fasilitas umum, fasilitas pendidikan dan agama itu dipakai untuk kampanye dan sebagainya secara tidak fair.

"Makanya kita minta KPU-Bawaslu provinsi untuk mengawasi persiapan pilkada di Muba. Apalagi itu menyangkut incumbent lalu ada juga berkaitan dengan putranya Gubernur.

"Kita ingin pemilunya berintegeritas dan penyelenggara pemilu harus menerapkan prinsip yang adil bagi semua," imbuhnya.

Diapun optimisi Wong Palembang dapat menjadi contoh baik dalam menjalankan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah.

"Kita ingin Sumsel jadi contoh pilkada berintegeritas 2017. Masa' wong Palembang tak bisa jadi contoh," katanya.

Dibagian lain Jimly juga berharap legislator di Sumsel dapat menjadi pemimpin politik dan melembagakan diri sebagai wakil rakyat.

"Dekat dengan dapil (daerah pemilihan) menyuarakan aspirasi rakyat. Dengan begitu rakyat tidak merasa tertinggal," ujarnya.

Dikatakannya hal tersebut harus diterapkan seluruh anggota DPRD dimanapun. "Ini berlaku untuk anggota DPRD dimana saja, bukan cuma Sumsel," imbuhnya.

Sebagai seorang legislator yang dipilih rakyat karena kepercayaan, maka sudah seharusnya wakil rakyat menjalankan tugas kedewanan dengan baik.

"Jadi pemimpin tak perlu belajar teknis, karena anda bukan staf. Anda dipilih karena rakyat percaya. Saya berharap anda jadi pemimpin politik bukan pekerja politik. Anda dipercaya rakyat, jalankan tugas pengawasan, anggaran dan legislasi," tukas Jimly. [suhardi] 

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00