Komitmen dengan Kependudukan dan KB

Bupati Banyuasin Dianugerahi Manggala Karya Kencana

KABUPATEN BANYUASIN  JUM'AT, 29 JULI 2016 , 16:39:00 WIB | LAPORAN: ERIK OKTA

Bupati Banyuasin Dianugerahi Manggala Karya Kencana

foto humas Pemkab Banyuasin/ rmolsumsel

RMOL. Rangkaian penghargaan rupanya belum berhenti diterima Kabupaten Banyuasin pada bulan ini.

Penghargaan-penghargaan ini tentunya menjadi kado manis ulang tahun Kabupaten Banyuasin yang memang jatuh pada bulan Juli.

Kamis 28 Juli 2016, Bupati Banyuasin menerima penghargaan Manggala Karya Kencana. Penghargaan ini disematkan oleh Ketua BKKBN RI, Surya Chandra Surapaty, pada acara malam apresiasi penyematan penghargaan bidang kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK).

Kegiatan ini juga sekaligus jamuan makan malam rangkaian puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Aston Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Penghargaan Manggala Karya Kencana merupakan penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berkomitmen terhadap penyelenggaraan program kependudukan dan keluarga berencana serta pembangunan keluarga di daerah yang dipimpinnya. Terdapat 62 Bupati/Walikota dari 115 penerima penghargaan.

Penyematan penghargaan ini turut disaksikan oleh dr Erni Guntarti Tjahyo Kumolo, Gubernur NTT, dan Ketua TP PKK Provinsi NTT.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3A&KB) Kab.Banyuasin, Drs Yusrizal menjelaskan, penghargaan ini diberikan kepada Bupati Banyuasin atas dukungan dan perhatian beliau terhadap program kependudukan, Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera di Banyuasin.

“Dukungan dan perhatian beliau tidak hanya berupa pembinaan saja, melainkan juga dengan menyediakan sarana, prasarana, anggaran yang cukup besar, hingga terjun langsung mendukung pelayanan KB,” ungkap mantan Kabag Humas dan Protokol ini.

Selain penghargaan Manggala Karya Kencana, dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional XXIII tahun 2016, Kab. Banyuasin juga berhasil meraih juara pertama (pakarti utama I) pada lomba Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) di rumah tangga.

Keberhasilan telah tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Umum Tim Penggerak PKK dengan nomor : 19/KEP/PKK.Pst/VII/2016 tentang Penetapan pemenang lomba pelaksana terbaik lomba PKK-KB-Kesehatan, Lingkungan bersih dan sehat, Pos Pelayanan Terpadu, dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam rumah tangga dalam rangka Hari Keluarga Nasional XXIII tahun 2016.

Banyuasin merupakan salah satu dari enam Kabupaten yang masuk ke babak enam besar. Banyuasin yang berada pada posisi pakarti utama I, selanjutnya posisi pakarti utama II ditempati Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, lalu pakarti utama III ditempati Kabupaten Bangka Barat Provinsi Bangka Belitung.

Dalam perlombaan ini Banyuasin diwakili Desa Lalang Sembawa yang merupakan Juara I lomba Desa PHBS tingkat Kabupaten tahun 2015, lalu berhasil juga meraih Juara I pada Lomba Desa PHBS tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Dan kemudian Desa Lalang Sembawa mewakili Provinsi Sumatera Selatan di tingkat Nasional.

Gunadi Utama, Kepala Desa Lalang Sembawa mengatakan, 10 indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam tatanan rumah tangga telah diterapkan dalam keseharian masyarakatnya.

“Di Desa Lalang Sembawa 100 persen persalinan telah ditolong oleh tenaga kesehatan, hal ini didukung dengan keberadaan Puskesmas yang beroperasi 24 jam,” tegasnya.

Tentu saja hal ini juga didukung dengan perhatian serius terhadap indikator lainnya seperti pemberantasan jentik nyamuk, sosialisasi dan pembiasaan cuci tangan dengan sabun, tidak merokok didalam ruangan hingga pemanfaatan halaman rumah untuk tanaman sayur dan buah agar dapat untuk konsumsi keluarga.

Bahkan, SDN 4 Sembawa menerapkan kebiasaan unik yang telah menjadi semacam budaya dalam keseharian siswa-siswanya. Kebiasaan itu jika ada salah seorang yang membuang sampah, secara spontan siswa lain akan meneriakkan kata “denda” secara bersama-sama. Bentuk sanksi sosial ini dinilai cukup efektif mengubah kebiasaan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Diketahui, penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba PHBS tingkat nasional ini akan dilakukan pada Sabtu, 30 Juli 2016, mendatang pada puncak peringatan Hargana XXIII, dilokasi yang sama dengan penyerahan penghargaan Manggala Karya Kencana. [rhd]



Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00