Hebat! Banyuasin Dapat 43 Website dan Aplikasi Desa

KABUPATEN BANYUASIN  MINGGU, 10 JULI 2016 , 20:59:00 WIB | LAPORAN: ERIK OKTA

Hebat! Banyuasin Dapat 43 Website dan Aplikasi Desa

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian

RMOL.Mendukung gerakan nasional revolusi mental, Direktorat Pemberdayaan Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika  Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) mengembangkan program Agen Perubahan Informatika (API) Desa.

Dalam program ini Kemenkominfo memberikan 43 website dan aplikasi desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Pemberian ini ditujukan untuk pemanfaatan Internet secara cerdas, creatif da nproduktif (Internet CAKAP) kepada masyarakat di Bumi Sedulang Setudung.

Untuk itu, Direktorat Pemberdayaan Informatika, Ditjen Aplikasi Informatika, Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Dishubkominfo Kabupaten Banyuasin menyelenggarakan sosialisasi Pembentukan, Pendamping, Pemberdayaan Agen Perubahan Informatika Desa.

Dalam kegiatan itu, Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian SH melalui Asisten I, H Husnan Bakti kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel mengatakan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang semakin pesat ini membawa perubahan sosial di masyarakat.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin sangat berterima kasih atas bantuan dari Kementerian Kominfo terutama untuk masyarakat desa yang tentunya sebagai pilar pembangunan di Kabupaten Banyuasin.

Sehingga nantinya, dapat tercipta revolusi mental di bidang informatika yang memanfaatkan TIK dan internet secara cerdas, kreatif dan produktif serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Perubahan informatika di Kabupaten Banyuasin khususnya di wilayah pedesaan menjadikan masyarat cerdas, kreatifdan  produktif dan mampu mendapatkan keuntungan dari pemanfaatan TIK dan Internet secara Positif,“ ucapnya.

Direktur Aplikasi informatika, Septiana Tangkary mengatakan, Banyuasin adalah kabupaten yang hebat karena pemilihan untuk kepala desanya sudah menggunakan sistem E-Voting. 

Sebanyak 160 desa di Banyuasin telah mengenal sistem demokrasi yang baik dan transparan.

"Ini suatu hal yang membuat saya merasa mimpi. Sebab, Pilkades E-Voting pada tahun 2015 dan tahun 2014 hanya digaung-gaungkan saja, tapi di Kabupaten Banyuasin sudah menyentuh masyarakat sampai ketitik desa, ini sungguh hebat,” pujinya.

Dirinya mengaku memeriksa langsung ke command center Banyuasin terkait pelaksanaan Pilkades E-Voting tersebut.

"Ternyata di Banyuasin telah ada dan dapat memberikan data informasi secara realtime kepada Bupati Banyuasin. Hal ini telah mewujudkan smart city, smart filing dan smart profit meski pun Kabupaten Banyuasin jauh dari Jakarta tetapi tidak kalah bersaing dengan ibu kota," ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, melalui program API Desa ini diharapkan masyarakat dapat menggunakannya dengan kreatif dan produktif sehingga dapat mempromosikan, menularkan serta memberikan edukasi kepada para masyarakat desa khususnya dan masyarakat Banyuasin umumnya.

"Ke depan masyarakat Bayuasin sampai ke penjuru desa dipastikan melek TIK," katanya. [ida]

Komentar Pembaca
Gibran, Pemuda Dengan Tulang Punggung yang Muda Membungkuk
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00