RMOLSUMSEL

Home     


ANANG HERMANSYAH PERTANYAKAN PERTANGGUNGJAWABAN LSF
SABTU, 04 JUNI 2016 , 16:30:00 WIB

ANANG HERMANSYAH/NET
  

RMOL. Lembaga Sensor Film (LSF) dapat memungut biaya saat melakukan sensor terhadap film. Sayangnya, pungutan tersebut tidak masuk sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mempertanyakan larinya pungutan yang dilakukan LSF terhadap film yang disensor lembaga itu. Karena, dana yang dipungut lembaga itu tidak masuk kategori penerimaan negara.

"Merujuk Pasal 65 ayat (2) dan ayat (4) UU No 33 Tahun 2009 tentang Perfilman,  pungutan yang dilakukan LSF tidak masuk kategori penerimaan negara seperti Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB)," ujar Anang melalui keterangannya di Jakarta, Sabtu (4/6).

Anang mengaku heran dengan ketentuan tersebut. Menurut dia, semestinya setiap pungutan yang dilakukan oleh organ negara dapat dipertanggungjawabkan di depan publik, terlebih pembiayaan LSF didukung oleh APBN dan APBD.

"Di Pasal 44 ayat (2) PP No 18 Tahun 2014 tentang LSF, pembiayaan LSF dilakukan oleh APBN dan dapat didukung oleh APBD," urai Anang.

Melihat postur kelembagaan dan pembiayaan LSF, Anang menyebutkan harus ada reformasi di lembaga LSF khususnya terkait dengan pungutan yang dilakukan oleh lembaga ini. "Perubahan UU No 33 Tahun 2009 menjadi sebuah kebutuhan. Jangan sampai persoalan pungutan yang dilakukan LSF ini akan berdampak pada persoalan hukum yang serius," saran Anang.[wid]


Baca juga:
PEMERINTAH HARUS SERIUS, INDONESIA BARU PUNYA 9 SMK MUSIK
FILM NOAH TAK TAYANG DI INDONESIA


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Nama Fadli Zon dan Fahri Hamzah Juga Disebut Bermasalah Dengan Pajak
Utusan Allah Membuat Geger Sidang Ahok Pagi Ini
Pemerintah Diminta Pertahankan RTH Sungai Bayas