4 Kecamatan di Banyuasin Dijadikan Lumbung Kelapa Sumsel

KABUPATEN BANYUASIN  SABTU, 04 JUNI 2016 , 09:32:00 WIB | LAPORAN: ERIK OKTA

4 Kecamatan di Banyuasin Dijadikan Lumbung Kelapa Sumsel

kelapa banyuasin

RMOL.Kabupaten Banyuasin sejak lama dikenal sebagai daerah yang memiliki lahan pertanian dan perkebunan dengan total jumlah produksi yang membanggakan. Selain sebagai lumbung padi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Banyuasin ternyata memiliki potensi lainnya dengan total jumlah produksi terbesar mengungguli kabupaten/kota lainnya.

Adalah perkebunan kelapa rakyat yang lokasinya berada di Kecamatan Pulau Rimau, Muara Telang, Tanjung Lago dan Kecamatan Banyuasin II. Luas lahan perkebunan kelapa rakyat di 4 kecamatan berbeda di Banyuasin ini mencapai 47.285 hektare (Ha) dengan jumlah produksi sebanyak 44.269 ton kelapa pada tahun 2015 lalu.

"Hasil produksi tersebut menjadikan Banyuasin sebagai penghasil kelapa terbesar di Sumsel," kata Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian  Perdagangan (Diskoperindag) & UKM Kabupaten Banyuasin Hj Ria Apriani  kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, Sabtu (4/6).

Melihat potensi yang begitu besar itu, menurutnya,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin tidak hanya memanfaatkan buah hasil tanaman kelapa.Apalagi kelapa merupakan tanaman yang hampir seluruh bagiannya bernilai jual. Maka dari itu, pemerintah berupaya mengolahnya untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Tanaman kelapa sangat ajaib, bagaimana tidak setiap bagiannya bisa dimanfaatkan. Mulai dari batang, buah, sabut dari buah, tempurung dari buah hingga daunnya bernilai ekonomis," jelasnya.

Maka dari itu, Diskoperindag & UKM Banyuasin mencanangkan Kecamatan Pulau Rimau, Muara Telang, Tanjung Lago dan Banyuasin II sebagai sentra produksi buah kelapa beserta turunannya. Yang dimaksud  turunannya adalah pemanfaatan secara langsung setiap bagian dari tanaman kelapa tersebut.

“Dengan tersedianya bahan baku dari perkebunan kelapa di Banyuasin sehingga dapat dilakukan pengolahan turunan berupa sabut kelapa, air kelapa, daging buah hingga tempurungnya menjadi kerajinan tangan, makanan dan minuman yang dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat dan PAD tentunya," lanjutnya.

Untuk tempurung saja, dapat diolah menjadi berbagai macam produk  kerajinan tangan, mulai dari souvenir, aksesoris, bross, bingkai foto hingga peralatan rumah tangga lainnya.

Namun, bagi kebanyakan orang tempurung kelapa mungkin tidak berguna. Padahal, tempurung kelapa justru sangat berguna untuk dijadikan kerajinan. Hal inilah yang kemudian  menjadi landasan Diskoperindag Banyuasin mengajak masyarakat di sentra penghasil kelapa untuk mengubah kelapa menjadi souvenir.

Untuk itu, Diskoperindag Banyuasin telah menggelar pelatihan pengolahan kelapa menjadi souvenir yang diikuti 30 peserta perwakilan masyarakat di Kecamatan Pulau Rimau, Muara Telang, Tanjung Lago dan Banyuasin II belum lama ini.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan masyarakat banyuasin memiliki keterampilan untuk dapat meningkatkan nilai ekonomis dari buah kelapa. Selain memberikan peluang lapangan pekerjaan, peningkatan nilai dari tanaman kelapa ini tentunya akan bisa memberikan dampak pada peningkatan penghasilan keluarga.

Apalagi, Banyuasin di tahun 2017 nanti mendapatkan bantuan dari Kementerian Perindustrian RI berupa sentra pengolahan kelapa terpadu yang dipusatkan di Desa Teluk Payuh Kecamatan Banyuasin III.

“Sekaligus pengembangan kawasan industri di TAA,” kata Ria yang sangat  berharap tiap peserta nantinya dapat mengajarkan kepada masyarakat lainnya di masing-masing kecamatan.[ida]

Komentar Pembaca
Gibran, Pemuda Dengan Tulang Punggung yang Muda Membungkuk
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00