Terima WTP, BPK Puji Kepemimpinan Bupati Banyuasin

KABUPATEN BANYUASIN  RABU, 01 JUNI 2016 , 12:15:00 WIB

Terima WTP, BPK Puji Kepemimpinan Bupati Banyuasin

Dari kiri : Kepala DPPKAD Banyuasin (Bambang wirawan, SE. Ak. MM). Ketua DPRD Banyuasin (H. Agus Salam, SH). Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel ( I Gede Kastawa ). Bupati Banyuasin ( Yan Anton Ferdian, SH ) dan Inspektur Banyuasin ( Subagio, SH. Ak./ rmolsumsel

RMOL. Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Penghargaan ini merupakan penghargaan kelima yang berhasil diperoleh Kabupaten Banyuasin dalam lima tahun berturut.

Penilaian terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Banyuasin  tahun anggaran2015 ini diterima langsung oleh Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian, SH bersama ketua DPRD Kab. Banyuasin H. Agus Salam, SH di Aula Lantai 3 Gedung BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Selasa (31/5) kemarin.

Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), I Gede Kastawa menyebutkan, Kabupaten Banyuasin pada urutan kedua dari 12 Kabupaten/Kota penerima penghargaan WTP 2015.

“Walaupun Bupatinya paling muda, namun kesungguhan Bupati untuk mengawal jalannya laporan keuangan terbaik dibuktikan dengan penghargaan ini” ujarnya.

Dilanjutkannya, walaupun tahun ini merupakan tahun pertama diterapkannya Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dengan Basis Akrual namun semua Kab/Kota di Sumatera Selatan mampu melaksanakannya tepat waktu.

“Saya sangat mengapresiasi Bupati/Walikota serta Ketua DPRDatas usaha yang begitu intens mengawal laporan keuangan yang berbasis akrual, yang menurut beberapa pihak sangat rumit” pujinya.

Diakuinya, pihaknya pun sempat mengkhawatirkan apakah Pemda-Pemda dapat menyelesaikan laporan keuangannya tepat waktu.

Opini Badan Pemeriksa Keuangan yang merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

Opini Wajar tanpa pengecualian adalah opini audit yang akan diterbitkan jika laporan keuangan dianggap memberikan informasi yang bebas dari salah saji material. Jika laporan keuangan diberikan opini jenis ini, artinya auditor meyakini berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan, perusahaan/pemerintah dianggap telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak material dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan.

Terdapat empat jenis opini yang dapat diberikan oleh pemeriksa, yakni WTP : Wajar Tanpa Pengecualian, WTP-DPP : Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelasan, WDP : Wajar Dengan Pengecualian, TMP : Tidak Menyatakan Pendapat (disclaimer).

Adapun 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan yang mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian yakni  Kabupaten OKU Selatan, Banyuasin, Kota Palembang, Lahat, OKU Timur, Muara Enim, Kota Lubuk Linggau, Muba, OKI,  Prabumulih, Pagaralam, OKU.

Sementara Kabupaten yang mendapatkan penghargaan Wajar dengan Pengecualian yakni Kabupaten PALI, Ogan Ilir, Musi Rawas, dan Kabupaten Empat Lawang.

Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian menyampaikan apresiasi atas prestasi berharga iniyang tak lepas dari kerja keras semua unsur SKPD di lingkungan Pemkab Banyuasin selama ini. Dengan penghargaan WTP tersebut, membuktikan jika Kabupaten Banyuasin sudah mampu mengelola keuangan daerah dengan baik.

“Saya ucapkan terimakasih atas kerjasamanya para SKPD di lingkungan Pemkab Banyuasin, sehingga dapat mempertahankan penghargaan opini WTP yang ke-5 di tahun ini,” tutur Yan Anton.

Kendati mendapatkan penghargaan ke-5 kali berturut-turut, Yan mengharapkan kepada seluruh SKPD, tidak boleh berlarut-larut dalam kesenangan.

“Karena prestasi WTP yang telah dicapai tidak hanya sampai disini saja, dan harus dipertahankan ditahun-tahun berikutnya,” pinta dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyuasin, H.Agus Salam menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan ini, namun dia tetap berpesan untuk lebih memperbaiki lagi laporan ditahun depan.

“Tadi dijelaskan oleh Ketua BPK kan (BPK RI Perwakilan Sumsel), ada beberapa temuan yang ditemukan hampir di semua Kabupaten/Kota, saya harap temuan-temuan kekurangan itu di Banyusian bisa kita perbaiki. Kami siap berkoordinasi dengan Pemda” tuturnya. [rhd]




Komentar Pembaca
Gibran, Pemuda Dengan Tulang Punggung yang Muda Membungkuk
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

Tari Piring dengan Penari Terbanyak

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 20:51:12

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

Asap Membumbung Tinggi Radius 2 KM

JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 15:20:00

Tinjau Manokwari

Tinjau Manokwari

JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:12:00