Speedboat Hantam Perahu Ketek, 1 Penumpang Tewas

3 Luka Berat

Kriminal  SENIN, 30 MEI 2016 , 17:32:00 WIB | LAPORAN:

Speedboat Hantam Perahu Ketek, 1 Penumpang Tewas

Jenazah korban kecelakaan speedboat/RMOLSUMSEL

RMOL. Satu unit speedboat mengalami kecelakaan setelah menabrak perahu ketek di perairan sungai Musi tepatnya di Jalur 8, Pulau Gundul, Kabupaten Banyuasin, Senin (30/5).

Akibat kejadian tersebut, satu penumpang tewas atas nama Nurida,53, warga Jalan KH Azhari RT 07 No 198 Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, tewas lantaran kepalanya dihantam ujung perahu.

Sementara tiga orang penumpang lain mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula, ketika speedboat yang berpenumpang sembilan orang itu melaju dari arah Terusan Dalam Telang Kabupaten Banyuasin menuju ke Palembang.

Ketika melintas di perairan Jalur 8 Desa Upang, tiba-tiba dari arah berlawanan datang ketek yang ditumpangi pasangan suami istri.

Diduga lantaran saat itu keadaan gelap, Ketek bermuatan minyak itu langsung menabrak bagian samping speedboat bermesin 40pk tersebut

Akibatnya, Nurida,53, warga Jalan KH Azhari RT 07 No 198 Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, meregang nyawa lantaran kepalanya dihantam ujung perahu.

Selain itu, tiga penumpang lain yakni Yarni, Sino dan Musnah harus mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RS Pelabuhan Boom Baru Palembang untuk diberikan perawatan.

Abdurrahman (49)warga Desa Talang Lubuk Sumber Marga Talang, Kabupaten Banyuasin mengatakan, dia bersama delapan orang penumpang di dalam speedboat dan satu orang pengemudi dari Terusan Dalam Telang hendak menuju ke Palembang.

“Kami mau pulang ke Palembang . Tapi saat di Jalur 8, kami tidak bisa melihat sama sekali karena gelap. Tiba-tiba, speedboat kami ditabrak perahu ketek yang tidak memiliki penerangan," ucapnya ditemui di RS Pelabuhan Boom Baru.

Saat kejadian, pihaknya baru saja dari menghadiri acara pernikahan keluarga yang ada di Banyuasin. Karena ingin mengejar sampai di Palembang pada pukul 06.00 WIB, ia dan rombongan terpaksa harus berangkat dari Banyuasin pukul 03.00 WIB.

“Kejar waktu untuk bekerja. Kami tak menyangka kalau kejadian seperti in”ujarnya.

Sementara, Wala (51) suami dari korban Nurida mengaku, dirinya langsung ke lokasi kejadian usai mendapat informasi adanya kecelakaan itu.

Menurut Wala, Nuraida, istrinya, adalah seorang guru SD Negeri 85 Palembang yang sengaja pulang ke Palembang pada subuh hari agar dapat mengejar jam masuk sekolah.

“ Semalam komunikasi dari telpon, katanya pagi pulang ke Palembang. Tak ada firasat apapun kalau kepulangan istri saya ini tinggal jasad”ucapnya sedih.

Ia mengatakan, istrinya luka pada bagian kepala sehingga benar-benar seperti terbelah dua.

“ Anak kami ada empat orang dan dua cucu”ucapnya.

Kabid Dokkes Polda Sumsel, Kombes Pol Soesilo Pradito mengatakan, pihaknya menerima jenazah Nuraida pada pukul 10.00 WIB. Lalu dilakukan visum guna memastikan bahwa Nuraida meninggal karena kecelakaan.

"Kami melihat memang pada wajah korban hancur karena benturan kapal. Sebelum kita serahkan pada keluarga, terlebih dulu kita rapikan lukanya, kita jahit," beber dia.

Sementara itu, Direktur Polair Polda Sumsel Kombes Pol Robinson Sihombing saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan yang menewaskan satu orang dan tiga orang luka berat.

"Kejadian kecelakaan berada di sekitar Pulau Gundul. Ini kecelakaan perahu dengan speedboat. Sedang kita dalami dan kembangkan. Pengemudi kapal itu kita bawa ke kantor dan kita periksa," ungkap dia.

Ia menyebut, untuk speedboat dan perahu ketek yang terlibat kecelakaan sudah diamankan oleh Dit Polair Polda Sumsel.

Hingga saat itu, pengemudi dua transportasi air itu masih dalam pemeriksaan, dan penumpang jukung lainnya akan menjadi saksi.

"Kepastiannya belum bisa kita ungkapkan, tapi yang jelas semuanya sudah kita data," pungkasnya.[sri]




Komentar Pembaca
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00