Upsus Pajale Sukses Besar di Banyuasin

Yan Anton Apresiasi Kinerja 163 Tenaga Penyuluh

KABUPATEN BANYUASIN  SELASA, 10 MEI 2016 , 17:48:00 WIB | LAPORAN: ERIK OKTA

Yan Anton Apresiasi Kinerja 163 Tenaga Penyuluh

RMOLSumsel

RMOL. Program Upaya Khusus Swasembada Pangan (UPSUS) Padi Jagung Kedelai (Pajale) di Kabupaten Banyuasin berjalan dengan sangat membanggakan.

Hal itu dibuktikan dengan penghargaan Upsus yang diterima Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian SH dari Menteri Pertanian RI Dr Ir H Andi Amran Sulaiman MP dalam rangkaian acara Gelar Teknologi Pertanian Modern Memperingati 1 (satu) Tahun Kabinet Kerja dengan Tema Modernisasi Pertanian Untuk Swasembada Pangan di Desa Gardu Mukti Kecamatan Tambakdahan Kabupaten Subang Jawa Barat tahun 2015 lalu.

Keberhasilan program UPSUS membawa Kabupaten Banyuasin meraih peringkat pertama karena peningkatan produksi pertanian di Banyuasin pada waktu itu mencapai 38,8 persen, sehingga mampu memproduksi 1.268.051 ton padi.

Hebatnya lagi, keberhasilan itu menjadikan Banyuasin daerah penyumbang hasil pertanian terkhusus padi terbesar di Provinsi Sumatera Selatan. Perlu diketahui 30 persen stok padi di Sumatera Selatan disuplai dari Banyuasin.

"Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras dari 163 tenaga penyuluh yang dengan keringat tanpa lelah mensosialisasikan, mendampingi dan memantau progres program UPSUS secara berkelanjutan yabg tersebar di 304 desa dan kelurahan diwilayah Banyuasin," kata Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian SH kepada RMOLSumsel, Selasa (10/5) usai membuka pertemuan teknis penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan di Asrama Haji, Palembang.

Keberhaslan ini sekali lagi berkat peran besar dari seluruh elemen mulai dari petani, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan seluruh masyarakat Bumi Sedulang Setudung mendukung penuh program tersebut.

Bupato menilai komitmen dan dukungan penyuluh dan masyarakat Banyuasin dalam menjalankan program upsus ini, membuat Kabupaten Banyuasin dinilai mampu berkontribusi dalam produksi beras nasional yang bertujuan mewujudkan Indonesia swasembada pangan sesuai dengan nawacita presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Banyuasin, Ir Babul Ibrahim berharap, 163 tenaga penyuluh tidak berpuas diri terlebih mendapat pujian dari Bupati Banyuasin.

"Pujian dan rasa bangga yang disampaikan bapak Bupati merupakan penyemagat bagi tenaa penyuluh untuk lebih meningkatkan lagi etos kerja dilapangan, sehingga dimasa mendatang pencapaian hasil lebih maksimal lagi," harapnya.

Diterangkan Babul, melalui pertemuan teknis penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan yang digelar hari ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia penyuluh dan penyelengaraan penyuluh di Kabupaten Banyuasin.

Apalagi sambung Babul, penyuluh memiliki peranan strategis untuk mencapai keberhasilan penyelengaraan program yang dijalankan.

"Melalui kegiatan ini semoga sasaran yang ingin dicapai yakni terciptanya tenaga penyuluh yang mampu menjawab tantangan dan menyelesaikan setiap persoalan yang timbul demi terwujudnya target yang hendak dicapai dapat dengan mudah direalisasikan," ujarnya.

Masih menurut Babul, pertemuan teknis penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan hari ini diikuti 250 orang peserta terdiri dari penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan baik yang berstatus PNS maupun tenaga harian lepas termasuk penyuluh swadaya.

Setiap peserta akan mendapatkan pembelajaran berupa pemahaman materi pelaksanaan program UPSUS Pajale Banyuasin 2016, materi kelembagaan dan penyuluhan, materi desa mandiri benih, pemahaman Karhutla dan pemanfaatan limbah pertanian menjadi pupuk organik.

"Penting untuk di ingat keberadaan para penyuluh memiliki peran yang sangat sentral dan strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan. Maka dari itu manfaatkan kesempatan pembelajaran melalui pertemuan teknis ini agar menjadi SDM penyuluh yang makin membanggakan," pungkasnya. [rhd]



Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00