RMOLSUMSEL

Home     


PUNYA NILAI SEJARAH, SONGKET PALEMBANG JADI RATU NUSANTARA
SENIN, 18 APRIL 2016 , 14:45:00 WIB
LAPORAN: SADAM MAULANA

KOLEKSI SONGKET AYLA KIRANA SONGKET/RMOLSUMSEL
  

RMOL. Kain Songket asli Palembang kian naik pamor. Banyaknya permintaan akan kain tenun asli Wong Kito, baik dari pasar lokal maupun mancanegara, telah membuat citra kain songket Palembang semakin menanjak.

"Songket asli Palembang punya daya saing di pasar songket nusantara. Banyak permintaan yang datang ke kita, tidak hanya pasar lokal, bahkan hingga mancanegara," kata Hermansyah Mastari, Pemilik Ayla Kirana Songket, ketika dibincangi Rakyat Merdeka Online Sumsel, Senin (18/4).

Menurut dia, banyaknya permintaan tersebut lantaran kain songket Palembang punya keistimewaan jika dibandingkan songket yang berasal dari daerah lain. Selain memiliki nilai sejarah, songket asli Palembang juga memiliki mutu dan tingkat kerumitan yang tinggi dalam proses pembuatannya.

"Dengan semua aspek itu, saya kira pantas jika songket asli Palembang dikatakan ratunya songket nusantara. Karena banyak nilai lebih songket Palembang dibandingkan kain songket lain," ujarnya.

Di pasaran, Hermansyah mengungkapkan, songket asli Palembang memiliki nilai jual yang tinggi. Untuk di pasar lokal saja, harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Tak heran, banyak yang beranggapan bahwa memiliki songket asli Palembang adalah sebuah investasi.

Seperti di galeri miliknya di Jalan Brigjen Hasin Celentang, Palembang. Setiap hari, selalu ada saja transaksi penjualan songket asli palembang.

"Walau tidak bisa di bilang murah, penjualan songket asli palembang, terutama jenis Tanjak dan Lepus, setiap hari pasti ada saja transaksi. Rata-rata konsumen berasal dari luar kota. Semua jenis songket merupakan incaran, seperti Nampak Perak, Bungo Cino, Limar Bekandang, Nago Besaung, Limar Antik, Bongket hingga Blosong," jelasnya.[sri]


Baca juga:
PKK SIAPKAN LOKASI PUSAT OLEH-OLEH KHAS BANYUASIN
PAKAIAN RESMI BUMI SEDULANG SETUDUNG
PEMKOT BERENCANA TAMBAH SENTRA KERAJINAN SONGKET
PERMANA: AGAR GO INTERNASIONAL
WAGUB APRESIASI PROMOSI KERAJINAN KHAS PALEMBANG


Komentar Pembaca






Berita Populer

Tampil Malam Hari, Peserta Karnaval Prabumulih Kecewa
Panglima Bangga Anak Indonesia Juara Hafizh di Mekkah
Sedekah Bumi dan Wayang Kulit Harus Terus Dibudayakan