RMOLSUMSEL

Home     


WAKO PAGARALAM: MENDING SHOLAT KUSUF KETIMBANG RAYAKAN GMT
SELASA, 08 MARET 2016 , 16:47:00 WIB
LAPORAN: DELTA HANDOKO

RMOL.Menyambut peristiwa Gerhana Matahari Total (GMT) Rabu 9 Maret besok, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pagaralam bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pagaralam dan dimotori Bagian Kesramas Kota Pagaralam, akan menggelar shalat gerhana matahari (sholat kusuf).

Dijadwalkan Sholat Sunat Muakad tersebut akan dilaksanakan di alun-alun Merdeka Kelurahan Beringin Jaya Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam.

Walikota pada saat membuka pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) mengatakan, rencananya besok selain sholat gerhana juga akan ada do'a dan zikir bersama.

"Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat Kota Pagaralam sesuai dengan kepercayaan masing-masing untuk berdo'a bersama," ungkap Wako.

Pasalnya, ungkap Wako kejadian ini bukan kejadian yang terjadi setahun sekali, namun untuk gerhana total ini bisa terjadi puluhan tahun sekali.

"Jadi pentingnya kita berdo'a agar peristiwa itu terjadinya tidak berlangsung lama,sehingga tidak gelap selamanya," tukasnya.

Dikatakanya, bila di Palembang mulai pukul 00.00 WIB, Jembatan Ampera sudah mulai ditutup, dan disiapkan tempat bagi wisatawan untuk melihat peristiwa tersebut.

"Namun untuk kita Pagaralam cukuplah dengan sholat dan do'a serta zikir bersama,setelah itu silahkan kalau ada yang ingin melakukan pemantauan melalaui teropong dan semacamnya," ujarnya.

Sementara Ketua MUI Kota Pagaralam Ust.Masrur Aminullah menambahkan, Sholat Kusuf dilakukan tepat pada saat GMT terjadi, namun hingga saat ini tepat terjadinya pihaknya belum tahu.

"Namun diperkirakan akan terjadi pada pukul 06.30 WIB,dan bisa saja lebih dari jam tersebut," jelasnya, kepada RMOLSumsel, Selasa (8/3).

Soal kegiatan lainya selain sholat, Masrur mengatakan, MUI dan Kemenag beserta Pemkot Pagaralam hanya akan menggelar Zikir dan Do'a bersama.

"Sesuai dengan petunjuk MUI pusat bahwa kegiatan-kegiatan yang berhubungan merayakan GMT itu dilarang," jelasnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat Kota Pagaralam juga tidak berlebihan dengan peristiwa GMT ini dengan mengadakan perayaan seperti lomba dan semzcamnya.

"kalaupun ingin mengabadikan peristiwa tersebut dengan kamera itu sah-sah saja, namun lebih baik kita semua sholat bersama," pungkasnya.[sri]


Baca juga:


Komentar Pembaca






Berita Populer

SO: Kami Sepakat Tegak Lurus Tidak Bergeser Seujung Rambutpun
Nasdem Goyang, Kader: Saya Cinta pada Person, Bukan Cinta Nasdem
Tak Dukung Petahana, PAN Pagaralam "BERGUNA"