Gugatan Tim Percha Salah Alamat

KPUD OKU Yakin Bakal Menang Mudah di MK

Politik  SENIN, 11 JANUARI 2016 , 13:12:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

KPUD OKU Yakin Bakal Menang Mudah di MK

Ketua KPUD OKU, Naning Wijaya/ RMOLSumsel

RMOL. Guna memberikan keterangan atas gugatan dari pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 Hj Percha Leanpuri - HM Nasir Agun (pemohon) terkait hasil Pilkada OKU terhadap pihak penyelenggara, maka pihak KPU setempat membawa semua fakta-fakta Pilkada guna disampaikan di sidang Mahkamah Konstitusi (MK) pada 13 Januari nanti.

"Pada 8 Januari lalu, kita sudah mendengarkan keterangan pemohon. Yang diajukan oleh pemohon sebagian besar adalah gugatan terhadap KPU meminta MK untuk membatalkan SK rekapitulasi yang kita gelar 16 Desember lalu," ungkap Ketua KPU OKU, Naning Wijaya.

Dari gugatan termohon itu, lanjut dia, pihaknya tidak akan menganggap remeh, meski yang diajukan sebenarnya tidak masuk dalam kategori untuk gugatan ke MK. Lebih menyangkut persoalan keterlibatan ASN, atau proses Pilkada. Sementara, sesuai dalam ketentuan yang ada, untuk gugatan ke MK, lebih kepada hasil Pilkada, seperti selisih suara, dimana untuk Kabupaten OKU, selisih suara bisa digugat ke MK berkisar 1,5 persen.

"Kami sudah menyiapkan jawaban dan alat bukti untuk menjawab tuduhan pemohon. Kami optimis, gugatan pemohon akan ditolak. Tapi, kami tidak akan pernah meremehkan gugatan pemohon. Semua fakta-fakta akan kami tunjukan ke MK, sehingga alat bukti yang disiapkan dapat membuat MK menolak gugatan pemohon seluruhnya," ucapnya.

Masih kata Naning, adapun hasil untuk mengetahui apakah gugatan pemohon (Paslon nomor urut dua) diterima atau ditolak, baru akan diketahui pada 18 Desember pekan depan.

"Jadi pekan depan itu, kita akan mengetahui Putusan MK masuk atau tidaknya pokok perkara yang diajukan pemohon," imbuhnya.

Terpisah, Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor urut satu Lintas Parpol Ferlan ID Murod menjelaskan, bahwa gugatan Paslon nomor urut 2 sama sekali tidak ada kaitannya dengan suksesi Pilkada. Ketua DPC PDI Perjuangan OKU, yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD OKU, ini menegaskan, bahwa billboard yang dipermasalahan itu merupakan yang dipasang Sekretariat Dewan, dimana saat itu Johan Anuar (calon Wabup terpilih Paslon nomor urut satu) masih menjabat Ketua DPRD OKU.

"Lagipula, masalah ini sudah diselesaikan dan dicabut pihak petugas yang berwenang. Saya kira persoalan ini, tidak ada masalah. Karena apa yang kita lakukan sudah sesuai dengan aturan," ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan banyak berkomentar. Dirinya juga akan menghormati semua proses yang berjalan. Pihak-pihak terkait, jelas memiliki bukti kalau memang apa yang dilakukan tidak menyalahi, atau sudah berdasarkan aturan.

"Kalaupun untuk penjelasan menyangkut billboard saya rasa pihak Sekretariat akan memberikan keterangan akan haltersebut," tandasnya kepada RMOLSumsel.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Paslon 2, H Noversa, mengaku pihaknya optimis MK akan mempertimbangkan apa apa yang menjadi permohonan gugatan.

"Kita optimis tapi tidak over confident. Dalam Pilkada ini, untuk menghasilkan demokrasi yang baik, bukan hanya hasil yang jadi soal. Tapi prosesnya juga," demikian Noversa. [rhd]



Komentar Pembaca
Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

Rumah DP 0 Rupiah Resmi Diluncurkan

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 17:00:00

#KataRakyat: Ratna Pantas Dihukum

#KataRakyat: Ratna Pantas Dihukum

JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 13:00:00

BBM Batal Naik Terasa Janggal

BBM Batal Naik Terasa Janggal

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00