Mahasiswa UIN Minta Kejati Usut Tuntas Korupsi di Kampusnya

Kriminal  SELASA, 03 NOVEMBER 2015 , 15:19:00 WIB | LAPORAN:

Mahasiswa UIN Minta Kejati Usut Tuntas Korupsi di Kampusnya

Mahasiswa UIN aksi di Kejaksaan Tinggi Sumsel/RMOLSUMSEL

RMOL. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiwa Penuntut Keadilan (AMPK), menggelar aksi damai di Kejaksaan Tinggi Sumsel.

Aksi yang digelar oleh massa dari UIN Raden Fatah Palembang ini meminta pihak Kejati untuk mengusut tuntas permasalahan yang terindikasi korupsi yang dilalukan oleh oknum-oknum yang "bermain" terkait penimbunan tanah oleh pihak UIN di kawasan Jakabaring.

Dalam orasinya, mahasiswa meminta periksa seluruh oknum terkait dalam penimbunan lokasi kampus B UIN Raden Fatah Palembang tahap pertama dan kedua, dikarenakan melanggar hukum dan ada indikasi penyelewengan anggaran negara yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,5 miliar.

"Sudah berapa banyak tanah yang di timbun oleh pihak UIN lahan Jakabaring, kami tergerak untuk menuntut dan audit pemasalahan di kampus," kata Koordinator Lapangan, Arif kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel,  Selasa (3/11).

Dirinya menambahkan,  sebagai mahasiswa meminta periksa Kasinya Harto  Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dan Ketua PPK P.I.U dan PPK Pembangunan Gedung FEBI dikarenakan terindikasi melakukan pelanggaran  hukum dan penyalahgunaan anggaran.

"Tangkap dan adili Saudara Kasinyo terkait pungli uang POM, yang mana  tersebut melanggar Permendikbud nomor 55 tahun 2013,  jelas ada indikasi korupsi," tegasnya.

Sementara,  untuk menyelidiki permasalahan terkait volume tanah penimbunan kampus B UIN Raden Fatah di Jakabaring, mahasiswa meminta kepada kejaksaan tinggi  dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Sumsel agar membentuk tim ahli.

"Kami meminta kepada penegak hukum di Kejati di Sumsel untuk membentuk tim, di sini cuma ada satu UIN, harapannya dengan adanya UIN akan menjadi kampus yang intelektual, namun sekedar nama tidak menunjukkan karena ada oknum yang bermain," pungkasnya.[sri]

Komentar Pembaca
Karhutla di Muba, Polda Periksa 9 Saksi
Berakhir Manis di Kantor Polisi

Berakhir Manis di Kantor Polisi

SENIN, 19 AGUSTUS 2019

Dapat Rp 800, Lefiansyah Kena Tembak ..
Pencuri Besi Tiarap Dengar Tembakan

Pencuri Besi Tiarap Dengar Tembakan

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019

Dicekoki Miras Lalu Disetubuhi

Dicekoki Miras Lalu Disetubuhi

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019

Suami Suruh Istri Ditiduri Pria-pria Lain..
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

Jelang Putusan MK, JK Temui SBY..

RABU, 26 JUNI 2019 , 17:10:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

Audiensi Panglima dan Wasekjen PBB

SELASA, 25 JUNI 2019 , 23:44:00