RMOLSUMSEL

Home     


Minggu, 01 November 2015 , 09:00:00 WIB

Perguruan Tinggi Sumsel di Kancah Dunia


Berfoto Bersama di Global Law Dean Forum Spanyol/rmolsumsel

RMOL. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) Palembang semakin mengepakan sayapnya di kancah Internasional. Belum lama ini STIHPADA menjadi salah satu sekolah tinggi yang berada dibawah naungan Kopertis Wilayah II diundang International Association of Law Schools untuk menghadiri konferensi hukum tingkat Internasional di Madrid - Segovia , Spanyol

Dalam lawatanya ke Spanyol, kedua utusan STIHPADA Palembang (H.Firman Freaddy Busroh,SH,M.Hum selaku Ketua Dewan Pembina STIHPADA dan Hj.Fatria Khairo,STP,SH,MH selaku Wakil Ketua 2 STIHPADA, menghadiri Global Law Dean Forum di Madrid dan Annual Meeting International Law Schools di Segovia. Acara tersebut berlangsung sejak 24-30 Oktober 2015 di IE University Madrid dan Segovia.

Ketua Dewan Pembina STIHPADA H.Firman Freaddy Busroh, menuturkan, peserta konferensi hukum tingkat internasional tersebut berasal dari Fakultas Hukum dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum berbagai  negara seperti Amerika Serikat , Australia, Turki , Nepal , Singapore, Philipina, Rusia, India, Bangladesh , China, Indonesia , Korea, Malaysia, Thailand, Afrika, Italy, Spanyol, Nigeria , Ghana , Inggris , Polandia , Kenya, Uganda.

Sementara perwakilan dari Negara Indonesia selain STIHPADA antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga , Universitas Borobudur , Universitas Pancasila. STIHPADA adalah satu-satunya anggota International Association of Law School di Palembang bahkan Pulau Sumatera.

Hal-hal yg dibahas antara lain mempersiapkan Fakultas Hukum dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum untuk menghadapi era Globalisasi dan kiat kiat meningkatkan standar mutu kualitas pendidikan ilmu hukum menuju standar internasional.  Konferensi Hukum Internasional ini juga dimanfaatkan STIHPADA untuk memperluas jaringan networking antar Fakultas Hukum dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dari berbagai negara lain sehingga jaringan internasional tersebut dapat dimanfaatkan bagi dosen, mahasiswa dan alumni STIHPADA.

“Disana STIHPADA banyak mendapatkan tawaran kerjasama baik tukar menukar dosen dan mahasiswa, visiting Professor, jurnal internasional, beasiswa S2 dan S3 , joint research (peneltian bersama) .

Bahkan ada beberapa universitas yang siap memfasilitasi kegiatan akademik yang dilakukan bersama STIHPADA. Selain itu STIHPADA juga mendapat undangan untuk melakukan studi banding ke berbagai universitas di beberapa negara dalam rangka pengembangan kerjasama dan peningkatan mutu akademik menuju standar internasional,” ujar Firman Freaddy Busroh kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, Sabtu (31/10).

Lebih lanjut dijelaskannya, hal-hal positif yang diperoleh STIHPADA selama konferensi hukum tingkat internasional di Spanyol akan mulai diterapkan secara bertahap yang berpedoman kepada Rencana Strategis (Renstra) STIHPADA menuju World Class University.[Suhardi]

Paparan Asian Games ...

Untuk memastikan persiapan Asian Games 2018 berja ...

Dapat Dukungan Parta ...

Tim Rumah Perjuangan Harnojoyo dan Fitri Agustind ...

Terakhir Jadi Inspek ...

Hari jadi kabupaten Muara Enim yang ke-71, bersa ...

Tutup Sumur Minyak I ...

Petugas mulai melakukan penutupan sumur minyak ile ...

Wujudkan Sumsel Smar ...

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin resmi mela ...

Save Pohon

Truk fuso bermuatan makanan intans terguling dan ...

Gubernur Temui Korba ...

Perhatian Gubernur Sumsel Alex Noerdin pada musib ...

Malam Duta Layanan A ...

Malam ini 96 perwakilan duta layanan dari 28 caba ...

Porprov Dibuka Guber ...

Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ...

Aksi Trio Belanda

Maestro musik Jazz asal Belanda yang tergabung da ...

POLITIK
Ratusan Ribu Honorer K2 Kecewa pada Mendikbud

Rabu, 22 November 2017 , 08:55:00 WIB

Ratusan ribu honorer kategori dua (K2) mengungkapkan kekecawaannya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).Mendikbud dinilai ti ...

EKONOMIPertamina Harusnya Jadi Agen Pembangunan, Lah Ini Malah Merugi

Rabu, 22 November 2017 , 07:34:00 WIB

Pertamina kehilangan pendapatan perseroan sebesar Rp 19 triliun dalam periode Januari hingga September 2017. Karenanya, kinerja yang ditunju ...

SOSIALFoto Panas Remaja Ini Diunggah di Instagram Disertai Ujaran Kebencian

Selasa, 21 November 2017 , 13:34:00 WIB

Ini peringatan bagi kaum perempuan! Jangan sekali-kali memberikan foto bugil atau setengah bugil kepada teman-teman. Jangan sampai apa yang ...

KRIMINALSpesialis Jambret Monpera Keok Dipelor

Selasa, 21 November 2017 , 23:58:00 WIB

Spesialis jambret yang kerap beraksi di kawasan Monpera yakni Febri Andika (27) warga yang tinggal di Perumahan Amin Mulya 15 Ulu ...

POLLING

Pentingkah Event Internasional Untuk Masyarakat Sumsel?
Penting
Tidak Penting
Tidak Menjawab
  Polling Yang Lalu