RMOLSUMSEL

Home     


Rabu, 28 Oktober 2015 , 13:41:00 WIB

Subsidi Listrik Dicabut Rakyat Miskin Kegelapan


Foto: Ilustrasi/net

RMOL. Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan bulan depan akan menertibkan pelanggan listrik dengan kelompok 450 dan 900 Volt Ampere (VA).

Penertiban yang dilakukan PLN terhadap pelanggan, sesuai arahan Pemerintah Pusat, yang akan mencabut, golongan pelanggan 450-900 VA, yang tidak memiliki kartu miskin.

Deputi Manajer Humas dan Hukum PT PLN wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (S2JB) Lilik Hendro Purnomo mengatakan kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel beberpa waktu lalu, Senin (26/10). Alasan yang paling mendasar pencabutan subsidi listrik ini dikarenakan subsidi yang diberikan pemerintah dinilai tidak tepat sasaran.

"Rencannya, regulasi penerapan penertiban pelanggan 450-900 VA pada awal November. Karena, sesuai dengan rencana Pemerintah Pusat, untuk pelanggan listrik bersubsidi yang dianggap tidak tepat sasaran," ujarnya.

Dia mengatakan pencabutan terhadap pelanggan listrik bersubsidi ini dilakukan berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang menyebutkan, jumlah penduduk miskin di Indonesia yang mendapatkan kartu miskin, berjumlah 15 juta, sedangkan, jumlah pelanggan yang masuk golongan subsidi atau pengguna listrik 450-900 VA, ada 45 juta.    Baca : Cabut Subsidi Listrik, Pemerintah Tidak Berpihak Kepada Rakyat

"Dengan data yang dimiliki Pemerintah, banyak pelanggan listrik untuk golongan subsidi, tidak seimbang, dan banyak tidak tepat sasaran," cetusnya.

Penertiban yang dilakukan PLN, merupakan perintah Pemerintah Pusat, dan bukan kemauan pihak PLN. Karena, Pemerintah Pusat menganggap, subsidi listrik yang dilakukan PLN tidak tepat sasaran.

"Kami dari PLN hanya operator, karena kebijakan pencabutan listrik bersubsidi adalah wewenang Pemerintah," imbuhnya.

Untuk diwilayah S2JB, terang Lilik, dari 2.6 juta pelanggan, 70 persennya adalah pelanggan bersubsidi yang memakai 450 sampai 900 VA. Dalam hal ini, akan mulai kita lakukan sosialisasi dan melakukan pendataan.

"Nanti, saat regulasi dilakukan, pengguna listrik dengan golongan 450-900 didata berdasarkan data yang mendapat kartu miskin. Artinya, bagi yang ingin tetap mengguunakan listrik bersubsidi harus menunjukkan kartu miskin, jika tidak akan kita arahkan untuk mengganti voltase non subsidi 1.300 VA," tandasnya. [tim]

Gagal Rebut Tiga Poi ...

Ambisi Sriwijaya FC untuk merebut tiga poin di ka ...

Lezatnya Makanan Ter ...

Ternyata Pempek bisa disajikan dengan berbagai kr ...

Berebut Tiket ke Kej ...

Sebanyak 135 pecatur dari berbagai kabupaten/kota ...

Ketahuan! Ikut Jumat ...

Kegiatan Jumat Bersih merupakan program rutin yan ...

Gubernur Peduli Olah ...

Kepala daerah yang peduli dengan kemajuan olahrag ...

Peluncuran Aplikasi ...

Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Tito Karn ...

RUPS PT Semen Batura ...

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2016 ...

Walikota Realisasika ...

Rencana Walikota Palembang untuk memberikan fasil ...

Tatib DPRD Banyuasin ...

Ketua DPRD Banyuasin bersama Plh Bupati Banyuasin ...

Silaturahmi Ke Warga ...

Walikota Palembang H Harnojoyo berkunjung ke kamp ...

POLITIK
100 Hari Layani Amerika Serikat Trump Bilang Ini..

Sabtu, 29 April 2017 , 23:53:00 WIB

Hari ini Donald Trump telah menjalani 100 hari menjadi Presiden Amerika Serikat.Namun, Trump yang terpilih sebagai presiden setelah menang ...

EKONOMIBuruh Teriak Timpang Tak Adil

Sabtu, 29 April 2017 , 22:58:00 WIB

Organisasi buruh dan pekerja diminta dapat terus menyoroti ketimpangan dan ketidakadilan sosial yang masih terjadi, di mana proses perbaika ...

SOSIALSulawesi Utara Dukung Penuh Rencana MSDE 2017

Sabtu, 29 April 2017 , 09:35:00 WIB

Pemprov Sulawesi Utara akan mendukung penuh kegiatan Maritime Security Desktop Exercise (MSDE) 2017 yang akan diselenggarakan di Manado pad ...

KRIMINALKepolisian Tidak Tahu Habib di Luar Negeri Karena Tak Lapor

Sabtu, 29 April 2017 , 10:31:00 WIB

Kepergian Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, ke luar negeri tidak diketahui oleh kepolisian.Sampai kemarin mala ...

POLLING

Pentingkah Event Internasional Untuk Masyarakat Sumsel?
Penting
Tidak Penting
Tidak Menjawab
  Polling Yang Lalu