RMOLSUMSEL

Home     


SELURUH PEJABAT STRUKTURAL BANYUASIN TES URINE, PSIKOTES DAN WAWANCARA
SELASA, 27 OKTOBER 2015 , 16:42:00 WIB
LAPORAN: ERIK OKTA

PEJABAT STRUKTURAL DI PEMKAB BANYUASIN TELAH MENJALANI TES WAWANCARA./ RMOLSUMSEL
  

RMOL. Hari ini, Selasa (27/10) menjadi hari yang paling menengangkan bagi seluruh pejabat di dataran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

Bagaimana tidak seluruh pejabat setingkat eselon II, III dan IV diwajibkan menjalani tes urine, psikotes dan wawancara di empat gedung berbeda diantaranya, di Aula BKD, Aula Bappeda dan Litbang, Aula Inspektorat dan Gedung Graha Sedulang Setudung.

"Total sebanyak 296 pejabat struktural mengikuti tes, mereka diantaranya pejabat eselon II 4 orang, eselon III 46 orang  eselon IV 246 orang," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat Kabupaten Banyuasin, Anna Suzanna melalui Kepala Bidang Mutasi dan Kepegawaian, Budiman kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel.

Dijelaskannya, pelaksanaan tes ini dilaksanakan dengan menerjunkan tim penguji dari fakultas Psikologi Universitas Indonesia Jakarta dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK).

"Setiap pejabat yang di tes wajib waspada. Sebab, tes ini dilakukan sebagai bahan pertimbangan penempatan jabatan struktural di lingkungan Pemkab Banyuasin. Dari tes ini akan dapat di lihat apakah PNS yang bersangkutan layak di posisinya atau tidak dan ini menjadi bahan pertimbangan Bupati Banyuasin sebagai pejabat pembina kepegawaian,” katanya.

Selain psikotes  juga dilakukan tes urine yang kegunaannya untuk melihat integritas moral seorang pejabat yang menduduki jabatan struktural, apakah baik atau tidak. Dan juga nantinya akan dilakukan tes wawancara yang juga dilakukan tim psiklogi UI.

“Hasil tes ini tidak di umumkan,hanya untuk konsumsi intern bagi Bupati Banyuasin sebagai pejabat pembina kepegawaian,” katanya.

Kendati demikian lanjut Anna Suzanna, hasil tes ini hanya berlaku untuk jangka waktu dua tahun kedepan.

“Setelah dua tahun, maka akan dilakukan tes kembali sekaligus menentukan integritas pejabat terseebut,” ucap Anna.

Sementara itu, tim dari UI, Suzanna mengatakan tim penguji yang didatangkan pada tes psikotes dan wawancara berjumlah 10 orang.

“Tes Psikotes ini sifatnya untuk mengetahui kondisi psikologis seseorang mulai dari karakteritis, keahlian dan kemampuam sampai emosional,” katanya.

Hasil tes ini jelasnya akan disampaikan ke BKD Banyuasin untuk di teruskan kepada Bupati. “Tidak kita umumkan, namun hasilnya kami laporkan ke BKD,” tandasnya.

Sementara itu, empat pejabat eselon II Pemkab Banyuasin mengikuti tes Psikotes diantaranya, Kepala Bappeda dan Litbang Zulkifli Idrus, Kepala Dinas PU Cipta Karya Noor Yosept Z, Kadis Parsenbudpar H Sofran Nurozi dan Staf Ahli Minzani.

Pelaksanaan tes di aula Kantor BKD Banyuasin terpisah dari pejabat eselon III yang diadakan di Aula Bappeda dan Inspektorat dan Eselon IV di Gedung Graha Sedulang Setudung.

Ke empat pejabat eselon ini nampak fokus memandang soal demi soal dari lebar tes psikotes yang disediakan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini.

Wajah tegang nampak kental menyelimuti wajah ke empat pejabat tersebut. [rhd]


Baca juga:
BENI: MUBA SIAP EVAKUASI KORBAN ASAP
MANAJEMEN SAML : PEMKAB OKI HARUS TEGAS, JANGAN SAMPAI ADA KORBAN
BEGAL PALING MERESAHKAN BANYUASIN ITU, RUPANYA PELAJAR
BUPATI BANYUASIN MINTA PANITIA PILKADES NETRAL
PENGAMANAN PILKADES E-VOTING DI BANYUASIN 3 LAPIS


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer