RMOLSUMSEL

Home     


Selasa, 27 Oktober 2015 , 13:36:00 WIB

Lumbung Energi Tapi Krisis Listrik


Foto: Ilustrasi/net

RMOL. Sudah bukan barang baru jika masyarakat di Palembang selalu mengeluh terkait pemadaman listrik bergilir, kejadian ini sangat ironi jika melihat provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang notabene lumbung energi nasional. Hampir semua sumber daya alam di Sumsel sangat melimpah baik migas (minyak dan gas) sampai batubara.

Namu kondisi itu sangat ironi dengan pemadaman bergilir yang dilakukan PLN khusunya wilayah S2JB (Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu). Palembang menjadi kota yang paling sering terkena pemadaman bergilir, setiap harinya hampir diseluruh wilayah tidak luput dengan pemadaman bergilir yang dilakukan PLN.

General Manager PLN S2JB Budi Pangestu beberapa waktu lalu mengatakan penadaman listik yang terjadi saat ini akibat defisit listrik yang terjadi di tengah beban puncak kebutuhan daya listrik yang tidak sesuai dengan pasokan daya listrik. Hal ini lah yang menjadi alasan PLN melakukan pemadaman bergilir di wilayah Sumatera Selatan.

"Permohonan maaf ke seluruh pelanggan di Sumsel, Jambi, Bengkulu atas kekurangan pasokan sehingga terjadi pemadaman di beberapa tempat. Secara rata-rata beban puncak di Sumbagsel, termasuk Lampung sebesar 1.655 Mega Watt (MW), terlebih harus mengirimkan ke Sumbagteng sebesar 117 MW. Sedangkan pembangkit yang siap beroperasi hanya 1.547 MW. Dari total cadangan pembangkit yang ada dihitung dengan kebutuhan beban puncak, defisit listrik sebesar 225 MW," ujarnya belum lama ini.

Defisit listrik bukan faktor utama yang menyebabkan pemadaman bergilir, faktor alam lantaran musim kemarau panjang membuat debit air di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang ada hanya bisa digunakan beroperasi 1 sampai 4 jam. Beberapa PLTA yang terpaksa beroperasional minim yaitu PLTA Musi dengan daya listrik 2x70 MW, PLTA Maninjau 4x17MW, PLTA Singkarak dan lainnya. Padahal, empat PLTA ini mampu menyumbang sekitar 608 MW.

Selain itu, ada pembangkit listrik di daerah Sematang Borang (Palembang) dengan daya 1x30 Watt dan Pembangkit Gunung Megang (Muara Enim), 2x48 MW yang kurang maksimal beroperasi karena faktor kabut asap. Baca : Cadangan Listrik di Sumsel Masih Dikaji

Dengan adanya pemadaman bergilir ini, penyaluran daya listrik untuk 2,6 Juta pelanggan PLT WS2JB dibatasi antara 4-6 Jam per hari. Namun, pemadaman tidak akan terjadi jika setiap pelanggan PLN S2JB bisa menghemat sebanyak 76 Watt setiap harinya.

"Pembangkit listrik yang kita gunakan saat ini kan PLTA jadi jika air seperti musim kemarau saat ini tentu berpengaruh terhadap pembakit, sehingga beradampak terahadap kurangnya daya yang disalurkan ke masyarakat.Kita memiliki 25 pembangkit dari mulai Aceh hingga Lampung yang digunakan untuk menyuplai listrik wilayah S2JB," kata Deputi Manejer Hukum dan Humas PLN S2JB Lilik Hendro Purnomo belum lama ini. [tim]

Akibat Banjir

Akibat intensitas hujan yang tinggi disertai melua ...

Dewan Lahat Prihatin ...

Buruknya kondisi jalan lingkar SP 6 (Satuan Pemuk ...

Legenda Sepakbola Al ...

Sukamto (51) atlet sepak bola era 1970-an yang te ...

Ular Piton Raksasa J ...

Ular Piton panjang 10 meter, berat lebih dari 150 ...

Pilkada di Sumsel Ja ...

Sekretaris Jendral Partai Demokrat, Hinca Panjait ...

Hampir Seluruh SMA N ...

Walikota Palenbang terus melantik pengurus Geraka ...

Bantuan Banjir Datan ...

Akibat intensitas curah hujan yang tinggi di wilay ...

Masalah Teratasi Tap ...

Sempat numpuk dan mengganggu kenyamanan pedagang ...

Gerakan Subuh Bersam ...

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi ...

Turun Langsung Cari ...

Hanyutnya seorang anak di saluran drainase tidak ...

POLITIK
Raja Salman Dijadwalkan Menyapa Para Pemimpin Ormas Islam

Senin, 27 Februari 2017 , 08:16:00 WIB

  Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud akan berkunjung ke Indonesia dan bertemu Presiden Joko Widodo.Menteri Agama (Menag) Lukm ...

EKONOMIWajibkan Perusahaan Bangun Kanal, PALI Targetkan Zero Hotspot

Senin, 27 Februari 2017 , 09:15:00 WIB

Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)menargetkan tahun 2017 tidak ada titik api; zero hotspot di seluruh kawasan Bumi Sere ...

SOSIALTragis! 5 Bocah SD Asyik Selfie di Rel, 2 Tewas

Senin, 27 Februari 2017 , 08:44:00 WIB

Kecelakaan tragis dialami lima siswi SDN 1 Karangasem, Kecamatan Karangsembung, Cirebon, Minggu (26/2) siang. Dua anak meninggal dunia dan ...

KRIMINALKenalan di Warnet, Bocah SD Disodomi di Jalan Sepi

Senin, 27 Februari 2017 , 08:58:00 WIB

  Pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Tanjung Redeb, Kalimantan Timur. Kali ini, korbannya adalah bocah ...

POLLING

Pentingkah Event Internasional Untuk Masyarakat Sumsel?
Penting
Tidak Penting
Tidak Menjawab
  Polling Yang Lalu