Penyelewengan Pupuk Subsidi

Kadisperindag : Ada Permainan dari Distributor

Investigasi  KAMIS, 08 OKTOBER 2015 , 13:05:00 WIB

Kadisperindag : Ada Permainan dari Distributor

Kadisperindag Sumsel, Permana

RMOL. Banyaknya penyelewengan terhadap pupuk bersubsidi yang dilakukan distributor hasil persetujuan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) akibat adanya permainan yang dilakukan sejak awal.

Hasil catatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Selatan ada ratusan ton pupuk yang diselewengkan para distributor PT Pusri.

Kadisperindag Sumsel Permana mengakui, penyaluran pupuk bersubsidi telah diselewengkan oleh distributor diberbagai daerah. Salah satunya kini sedang diselediki Kejakaan Prabumulih setelah mengendus adanya penyelewengan tersebut. Hanya saja, dirinya lupa dengan jumlah pupuk bersubsidi yang diselewengkan.

"Memang ada penyelewengan itu, karena tidak sesuai dengan dengan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Seperti di Prabumulih yang bermasalah, distributor mendominasi pupuk itu. Mekanisme pengajuannya juga tidak sesuai Renja (Rencana Kerja) daerah," ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (5/10).

Dia menambahkan, penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan harusnya sesuai kebutuhan dengan melihat luas lahan pertanian, dan usulan petani yang dituangkan dalam RDKK.

"Ini (pupuk bersubsidi) untuk para petani yang disalah gunakan. Ada sekitar ratusan ton yang dikelola sendiri oleh distributor. Permasalahan ini telah masuk kedalam Kejaksaan Kota Prabumulih," tegasnya.

Dia menambahkan, dalam penyaluran pupuk bersubsidi tersebut, Disperindag Sumsel juga turut serta melakukan pengawasan. Seperti, apakah sudah benar mekanisme dan pendistribusian, berapa luasan lahan petani, itu yang harus disesuaikan.

"Kalau tidak sesuai itu yang menyalahi. Untuk Kota Prabumulih inikan mempunyai luasan sedikit, kok bisa banyak mendapatkan jatah (pupuk bersubsidi)," katanya..

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan adanya peran serta Koperasi Unit Desa (KUD) untuk memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan pupuk bersubsidi.

"Penyaluran pupuk untuk RDKK sesuai permintaan,  dan disini ada permainan dari penyalur (distributor). Selain itu, untuk mendapatkan pupuk petani harus siap duitnya. Harusnya petani difasilitasi KUD, mestinya KUD juga menjamin petani," ulasnya. [tim]


#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00