Soft Copy LJUN Tetap Dikawal Ketat

Sosial  SABTU, 02 MEI 2015 , 14:57:00 WIB | LAPORAN:

Soft Copy LJUN Tetap Dikawal Ketat

Koordinator Scanning Unsri, Zulkifli Dahlan/rmolsumsel

RMOL.Meskipun hasil UN ditetapkan oleh Kemendikbud tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa, tetapi pihak Unsri tetap mendapatkan pengawalan ketat dari kepolisian guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat proses pengiriman soft copy ke Puspendik Kemendikbud.

Proses scanning Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) tingkat SMA di Sumsel pada Sabtu (25/4) lalu telah selesai dilakukan oleh panitia scanning Universitas Sriwijaya (Unsri). Sebanyak 500 ribu LJUN sudah dipindahkan ke dalam soft copy untuk dilakukan penilaian oleh Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Ya, LJUN sudah dipindahkan kedalam soft copy untuk selanjutnya dikirim ke Puspendik dan kami akan tetap dikawal oleh pihak kepolisian," ungkap Koordinator Scanning Unsri,  Zulkifli Dahlan, Sabtu (2/5).

Ia juga menjelaskan, soft copy LJUN dibawa melalui jalur udara untuk dikoreksi oleh pihak Puspendik. Hasil UN juga nantinya akan dikonversi dengan penilaian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan bobot 20 persen.

"Kalau ada sekolah yang berbuat curang tentu akan ketahuan dengan sistematika Puspendik dan otomatis, siswa dan sekolah akan di-blakclist,” tegasnya.

Lebih lanjut Zulkifli menjelaskan, saat proses scanning berjalan pihaknya sempat khawatir tidak bisa diselesaikan tepat waktu. Pasalnya, banyak ditemukan LJUN yang tidak bisa terbaca oleh mesin scanning sehingga menghambat proses scanning.

“Ada juga LJUN yang tidak rapi dan terpaksa dipindahkan ke LJUN yang baru,” bebernya.

Dirinyapun berharap, proses koreksi di Puspendik berjalan lancar dan SMA di Sumsel tidak ada yang di blacklist dari perguruan tinggi karena melakukan kecurangan.

"Kami berharap Sumsel bersih, dan tidak mendapat pembekuan dari PTN,” tutup dia.[sri]

Komentar Pembaca
Mobil Esemka Aslinya Dari China

Mobil Esemka Aslinya Dari China

RABU, 23 JANUARI 2019 , 17:00:00

Soal Baasyir, Harusnya Dikaji Dulu Baru Action

Soal Baasyir, Harusnya Dikaji Dulu Baru Action

RABU, 23 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ada Pelanggar HAM Berat Di Kabinet Jokowi

Ada Pelanggar HAM Berat Di Kabinet Jokowi

SELASA, 22 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Jokowi Usai Kukuhkan TKD Sumsel

Jokowi Usai Kukuhkan TKD Sumsel

MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 , 18:21:00