RMOLSUMSEL

Home     


DILARANG, CALON KEPALA DAERAH MILIKI BANYAK AKUN MEDIA SOSIAL
SELASA, 24 MARET 2015 , 16:44:00 WIB
LAPORAN: SADAM MAULANA

MEDIA SOSIAL/NET
  

RMOL.Selain akan membatasi jumlah akun media sosial, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mewajibkan calon Kepala Daerah untuk mendaftarkan akun resmi yang akan digunakan dalam kampanye.

Komisioner KPU Provinsi Sumsel Ahmad Naafi kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel mengatakan, pihaknya membatasi bagi calon Bupati yang akan bertarung pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2015 dengan hanya tiga akun resmi media sosial yang boleh didaftarkan. Selebihnya dianggap ilegal.

"Media sosial saat ini sudah menjadi salah satu sarana yang digunakan sebagai alat kampanye. Karena itu kita akan membatasi jumlah akun yang digunakan hanya tiga dan wajib terdaftar agar dapat diawasi lebih maksimal," kata Naafi, Selasa (24/3).

Pembatasan tersebut, jelas dia, bukan tanpa alasan. Selain mendorong terciptanya Pilkada bersih, juga memberikan batasan kepada para pendukung untuk melakukan kampanye sehat kepada masyarakat.

"Jadi akun media sosial seperti Facebook, twitter dan mungkin instagram masing-masing hanya terdaftar satu akun. Atau tiga akun Facebook yang dikelola dan terdaftar. Yang jelas jumlahnya tiga," jelasnya.[ida]


Baca juga:
KPU SUMSEL NANTIKAN ANGGARAN PILKADA
BAWASLU: KPU WAJIB LAKSANAKAN REKOMENDASI DKPP
ANGGARAN PILPRES RP 9 MILIAR


Komentar Pembaca

Melonjak 18 Kali, Kapitalisasi Pasar Saham BBRI Tembus Rp 188,7 Triliun






Berita Populer

Utusan Allah Membuat Geger Sidang Ahok Pagi Ini
Inilah Bukti Setya Novanto Kenal Terdakwa Kasus E-KTP
Pemerintah Diminta Pertahankan RTH Sungai Bayas