Massa Romi-Harno Kembali Tekan DPRD Palembang

Politik  SENIN, 02 FEBRUARI 2015 , 15:11:00 WIB

Massa Romi-Harno Kembali Tekan DPRD Palembang

DPRD Palembang menerima perwakilan AP3, Senin (2/2)/RMOLSUMSEL

RMOL. Untuk kedua kalinya, massa pendukung pasangan Romi Herton dan Harnojoyo, yang tergabung dalam Aliansi Peduli Pemerintah (AP3) kembali mendatangi kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang.

Kedatangan massa yang dikoordinir Suparman Roman tersebut, kembali meminta ketegasan dari pimpinan DPRD Kota Palembang terkait Surat Keputusan (SK) 06 tahun 2014 yang ditandatangani sekelompok DPRD kota Palembang periode 2009-2014, tentang uji pendapat Mahkamah Agung (MA) berisi adanya pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) Palembang tahun 2013, yang mendesak agar Sarimuda -Rosdiana Nelly menjadi Walikota-Wakil Walikota Palembang.

Padahal, kata Suparman Roman, DPRD Kota Palembang yang menghadiri Rapat Paripurna terdahulu terkait dengan pengabsahan SK 06 tidak dapat dibenarkan. Bahkan, dari jumlah yang hadir dan menandatangani desakan massa yang mengatasnamakan masyarakat kota Palembang tersebut, tidak dapat dijadikan dasar hukum untuk menggulingkan roda Pemerintahan kota Palembang sekarang.

“Rapat parpurnanya saja tidak kuorum, bagaimana bisa hal tersebut dibenarkan. Seharusnya DPRD Kota Palembang dapat menjaga kredibilitas sesuai fungsi dan tugas serta harus berjalan sesuai wewenang agar dapat membuat susasana kondusif dan kontruktif bukan malah menciptakan suasana yang tidak aman,” tegasnya.

Kedatangan  untuk kedua kalinya ini, ungkap Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menyatakan sikap politis bahwa, apa yang menjadi fatwa Mahkamah Agung sudah jelas. Fakta itu sudah sangat jelas, karena dalam putusan Mahkamah Agung (MA) RI, no 04 P/KHS/2014 yang terdiri dari 4 butir, bahwa putusan MA itu ada Diktum 1,2 dan 3 memang dikabulkan MA tapi bukan pemakzulan Walikota dan wakil walikota melainkan mengabulkan hak uji pendapatan sehingga diktum 4 ditolak oleh MA.

"Jika ada langkah-langkah sejumlah massa dan sekelompok dewan untuk menjatuhkan pemerintahan sekarang, itulah yang menyesatkan. Jangan pemerintahan kota yang sudah berjalan sekarang dituduh menyesatkan,” cetusnya.[rms]

Komentar Pembaca
Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat

Politik15 Januari 2019 18:12

Ketidakcocokan Janji Dan Realita, Buat Beban Jokowi
Jelang Debat, Jokowi Tidak Melakukan Persiapan
Dibebaskan, Jokowi Ingin Rawat Abu Bakar Ba'asyir
DEBAT KAKU

DEBAT KAKU

OPINI19 Januari 2019 12:20

Ma'ruf Amin Tak Mau Kalah Di Kampung Halaman