Minta PSU, Massa Datangi Panwaslu Pagaralam

 SELASA, 15 APRIL 2014 , 19:44:00 WIB

Minta PSU, Massa Datangi Panwaslu Pagaralam

Alkahfi saat menujukan bukti kecurangan pemilu/del

RMOL.Kecurangan yang ditemukan pada pemilihan legislatif(Pileg) di Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Dempo selatan,membuat massa dari Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Demokrat Mendatanggi Panwaslu Kota Pagaralam.

Informsi yang dihimpun Rakyat Merdeka Online (15/4) kedua partai tersebut melapokan adanya kecurangan di beberapa tempat pemungtan suara (TPS) di dua Kelurahan Perahu Dipo dan Kelurahan Lubuk Buntak Kecamatan Dempo Selatan.

Mereka menuntut adanya temuan di TPS 01 Kelurahan lubuk buntak 9 orang mata pilih yang menggunakan surat keterangan domisili,Model C1 yang berbeda antara yang dipegang ketua TPS dengan Ketua PPS

"Dimana untuk perolehan suara PBB di C1 TPS memperoleh suara 33,sedangkan di C1 PPS dibuat nihil (tidak memperoleh suara),"ungkap Al-Kahfi salah satu Pelapor saat dimintai keterangan.

Ia menambahkan,kecurangan lainya yakni adanya Model D1 yang diperoleh dari PPS,tidak ditanda tangani oleh ketua PPS namun di stempel menggunakan stempel basah dan di isi dengan pensil,

"Kita menuntut agar di dempo selatan (Dapil III) dilakukan Pemungtan Suara Ulang (PSU),"tegas dia

Dikatakanya,terkait hal ini pihaknya telah melaporkan tidak hanya ke panwaslu namun juga sudah menghubungi Kasi Pidum Kejari Pagaralam dan juga kepolisian.

"Karena kita melapokan kecurangan ini ke PPK,namun dijawab bukan tugas mereka dan kerja mereka terkesan otoriter,"tuding dia

Menyikapi laporan ini,Devisi Pengawasan Panwaslu Kota Pagaralam Sahlan membenarkan adanya laporaan dari PKPI serta Partai Demokrat tersebut.

"Namun ini perlu pengkaajian terlebih dulu dari devisi pelanggaran,"ungkapnya

Ia mengatakan,ada waktu 3 hari untuk melakukan pengkajian dan bisa sampai 7 atau 14 hari jika waktu belum cukup

"Seperti adanya mata pilih yang meggunakan surat keterangan domisili,jika pemilih tersebut melampirkan form A5 itu tidak masalah,"ujarnya seraya mengatakan kalau setiap warga negara berhak menggunakan hak suaranya. [del]



Komentar Pembaca
Dr (HC) Hatta Rajasa

Dr (HC) Hatta Rajasa

SENIN, 25 NOVEMBER 2019 , 13:44:00

Korban Ledakan Monas

Korban Ledakan Monas

SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 09:33:00

Airlangga Daftar Caketum Golkar

Airlangga Daftar Caketum Golkar

SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:15:00