Pertamina Himbau Masyarakat Waspadai Pengoplosan LPG Subsidi

14 Januari 2018 11:50

RMOL. Berbahaya dan dapat mengakibatkan bencana kebakaran bahkan sampai merenggut jiwa manusia apabila terus dilakukan.

Untuk itu Pertamina terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan praktik pengoplosan LPG setelah Kepolisian RI berhasil membongkar praktik penyalahgunaan pengoplosan isi tabung LPG subsidi ke tabung LPG nonsubsidi di Tangerang. Hal itu ditegaskan Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati dalam siaran persnya, pada Jumat (12/1/2018).

"Praktik penyalahgunaan pengoplosan LPG dari tabung LPG subsidi 3 kg ke tabung LPG nonsubsidi selain melanggar hukum karena merugikan masyarakat, Pertamina dan negara, juga sangat berbahaya bagi lingkungan," tegasnya.

Dian mengingatkan, LPG 3 kg merupakan barang yang disubsidi oleh negara untuk masyarakat tidak mampu.

"Dengan adanya penyalahgunaan seperti ini, tentu membuat masyarakat tidak mampu yang seharusnya menerima LPG 3 kg jadi kesulitan. Di sisi lain, negara juga merugi karena mengeluarkan subsidi," ujarnya.

Selain itu, pengoplosan yang dilakukan merupakan tindakan yang sangat berbahaya. Pembukaan dan penyuntikan secara paksa yang tidak sesuai prosedur aman bisa mengakibatkan adanya insiden. Hal ini sangat berisiko baik untuk pelaku dan pengguna selanjutnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pertamina menghimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan adanya tindakan yang dicurigai sebagai penyalahgunaan di sekitarnya. Laporan bisa disampaikan ke pihak kepolisian terdekat untuk mendapat penanganan sesuai prosedur.

"Dukungan masyarakat yang mewaspadai lingkungan sekitarnya tentu sangat membantu kepolisian dalam menindak para pelaku penyalahgunaan LPG seperti ini. Sekali lagi, pengoplosan sangat berbahaya baik bagi para pelaku maupun masyarakat umum sebagai pengguna selanjutnya," ujarnya.

Seperti diketahui, pada Kamis (11/1/2018), Bareskrim Polri menggerebek gudang pengoplosan tabung gas LPG subsidi 3 Kg yang disebut 'gas melon' di Kavling DPR Blok C, Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Menurut Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, penggerebekan dilakukan usai Polri melakukan penyelidikan secara mendalam karena pada akhir tahun lalu masyarakat Jabodetabek kesulitan mendapatkan LPG subsidi 3 kg di pasaran di beberapa titik.

"Kami berhasil mengamankan 4.200 tabung gas melon pada Kamis sore. Saat polisi datang, ada sekitar 60 orang yang sedang bekerja di gudang. Mereka sedang mengoplos gas dengan cara menyuntikkan gas dari tabung 3 kg ke tabung 12 kg. Namun mereka langsung kabur," ungkap Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto.

Sejumlah besar pekerja tersebut kabur melalui satu buah tembok yang tampak lebih pendek dari tembok lainnya. "Namun kami berhasil mengamankan tiga orang, termasuk di antaranya pemilik, sekaligus dalang di balik pengoplosan tabung gas ini berinisial F," papar Setyo.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 4.200 tabung gas elpiji 3 kg, 396 tabung gas elpiji 12 kg, 110 tabung gas ukuran 50 kg, 322 selang suntik, serta 25 kendaraan yang digunakan untuk mengangkut tabung gas.

Setyo juga mengatakan, tersangka F berani membeli LPG subsidi 3 kg seharga Rp 21.000. Setelah dioplos ke LPG nonsubsidi 12 kg, tersangka menjual produk tersebut dengan harga berkisar Rp 115.000 - Rp 120.000 per tabung. Sedangkan oplosan ke LPG nonsubsidi 50 kg dijual dengan harga berkisar Rp. 450.000 hingga Rp. 500.000.

"Tersangka mengambil margin sekitar Rp 40 ribu hingga Rp 49 ribu pada tabung 12 kg," jelas Setyo.

Menurut pengakuan tersangka F, usaha ini ia lakukan sejak tiga bulan lalu dengan penghasilan sekitar Rp 600 juta per bulannya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 62 jo pasal 8 ayat 1 huruf a UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan UU No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi pasal 53 huruf d, dengan ancaman hukuman pidana penjara selama lima tahun atau denda maksimal Rp 2 miliar.

Setyo menegaskan akan mendalami kasus tersebut, apakah tersangka memang pemain tunggal atau sudah ada jaringan, dan menyelidiki jika ada oknum-oknum terkait.[rel/rik]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Sebanyak 11 ribu guru SMA/SMK  yang masih berstatus honor segera memiliki Surat Keputusan (SK) ...
Beras di Sumsel Aman

Beras di Sumsel Aman

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 13:37:00

Inspektur Jenderal (Irjen) Perdagangan Kementrian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI), S ...
Ceramah Kebangsaan

Ceramah Kebangsaan

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 09:18:00

Dandim 0418/ Palembang, Letkol Inf Honi Havana, M.MDS saat ceramah kebangsaan dalam konteks NKRI ...
Batik Motif Duren Rajai Festival 1001

Batik Motif Duren Rajai Festival 1001

SELASA, 24 APRIL 2018 , 14:29:00

Batik motif duren belah asli Kota Lubuklinggau keluar sebagai jawara dalam pagelaran festival 1001 ...
Siapkan Taman Di Bawah LRT

Siapkan Taman Di Bawah LRT

SELASA, 24 APRIL 2018 , 09:09:00

Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang, Akhmad Najib melakukan penanaman secara simbolis di ta ...
Ojek Online Tuntut Kesejahteraan

Ojek Online Tuntut Kesejahteraan

SENIN, 23 APRIL 2018 , 11:57:00

Mengenakan jaket hijau hitam, ratusan pengemudi ojek online (Ojol) berorasi menyampaikan sejumlah t ...
Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Pasca hujan sesaat menyebabkan banjir disejumlah ruas jalan protokol hingga ke pemukiman warga, Pjs ...
Hentikan Galian Kabel dan Pipa

Hentikan Galian Kabel dan Pipa

SABTU, 21 APRIL 2018 , 15:38:00

Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang, Akhmad Najib naik pitam. Hari ini, Sabtu (21/4/18), ia ...
Ratas Asian Games

Ratas Asian Games

KAMIS, 19 APRIL 2018 , 10:22:00

Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/4) kemarin menggelar rap ...
Razia Miras Oplosan

Razia Miras Oplosan

RABU, 18 APRIL 2018 , 11:21:00

Satuan Narkoba Polres Banyuasin melakukan razia minuman keras (Miras) di kawasan Pangkalan Balai. R ...
Aksi Pendekar Silat Sumsel

Aksi Pendekar Silat Sumsel

MINGGU, 15 APRIL 2018 , 12:12:00

Penampilan para pendekar pencaksilat pada acara pelantikan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) per ...
Haul dan Ziarah Akbar Datuk Kiai Marogan

Haul dan Ziarah Akbar Datuk Kiai Marogan

JUM'AT, 13 APRIL 2018 , 22:37:00

Segenap umat muslim Palembang memperingati khaul dan ziarah akbar Datuk Ki Marogan ke-117 di Masjid ...
GM MOR II Sumbagsel Lepas Rombongan Touring Jelajah Kota Pusako Betuah Negeri Jambi
General Manager Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, Erwin Hiswanto rombongan Innova Comm ...
LRT Tiba Di Palembang

LRT Tiba Di Palembang

RABU, 11 APRIL 2018 , 19:52:00

Dua unit gerbong rangkaian kereta Light Rail Transit (LRT) sudah tiba di Kota Palembang melalui Pel ...
Ditetapkan Tengah Malam

Ditetapkan Tengah Malam

RABU, 04 APRIL 2018 , 22:32:00

Pasangan calon dari jalur perseorangan, H Yulizar Dinoto dan H Kison Syahrin (HYD-HKS) ditetapkan K ...
Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Begini kondisi jalan penghubung dari desa Sukapindah menuju desa Sinar Kedaton kecamatan Kedaton Pe ...
Puaskan Penonton

Puaskan Penonton

MINGGU, 01 APRIL 2018 , 23:21:00

Tercatat 50 ribu penonton memadati Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring saat Sriwijaya FC menjamu Pe ...
Mulus Lagi

Mulus Lagi

SABTU, 31 MARET 2018 , 18:38:00

Pembangunan fisik jalan Lettu Karim Kadir di Kecamatan Gandus hari in, Sabtu (31/3/18) mulai dilaku ...
Peringatan HUT Satpol PP dan Damkar

Peringatan HUT Satpol PP dan Damkar

RABU, 21 MARET 2018 , 10:00:00

Peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke-68 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-5 ...
KPU Sumsel Serahkan Bahan Kampanye

KPU Sumsel Serahkan Bahan Kampanye

JUM'AT, 16 MARET 2018 , 19:56:00

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) menyerahkan secara simbolis bahan kampanye ke ...